OKTARI SEPTIANI PUTRI, - (2025) PENGELOLAAN BARANG BUKTI CURANMOR PADA KEJAKSAAN NEGERI KAMPAR BERDASARKAN PEDOMAN NOMOR 2 TAHUN 2022 TENTANG TATA KELOLA BENDA SITAAN, BARANG BUKTI DAN BARANG RAMPASAN NEGARA DI LINGKUNGAN KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI OKTARI SEPTIANI PUTRI_compressed - Oktari Putri.pdf Download (9MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV - Oktari Putri.pdf Restricted to Repository staff only Download (750kB) |
||
|
Text
pernyataan serah upload - Oktari Putri.pdf Download (587kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Oktari Septiani Putri (2025) Pengelolaan Barang Bukti Curanmor Pada Kejaksaan Negeri Kampar Berdasarkan Pedoman Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Tata Kelola Benda Sitaan,Barang Bukti Dan Barang Rampasan Negara Di Lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia Penelitian ini mempunyai latar belakang mengenai Pengelolaan barang bukti yang merupakan serangkaian prosedur yang mencakup penerimaan, penyimpanan, pengamanan, perawatan, pengeluaran, hingga pemusnahan benda sitaan di dalam atau menuju tempat penyimpanan khusus. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengelolaan barang bukti curanmor pada Kejaksaan Negeri Kampar berdasarkan pedoman Jaksa Agung nomor 2 tahun 2022 dan apa kendala yang dihadapi kejaksaan Negeri Kampar dalam pengelolaan barang bukti curanmor. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yuridis sosiologis dimana penulis secara langsung turun lapangan untuk melakukan observasi mencari data yang diperlukan. Dan cara prosedur yang dipergunakan untuk memecahkan masalah penelitian dengan meneliti data sekunder terlebih dahulu untuk kemudian dilanjutkan dengan mengadakan penelitian terhadap data primer di lapangan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan barang bukti curanmor di Kejaksaan Negeri Kampar berdasarkan Bab III dalam Pedoman Jaksa Agung Nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Kelola Benda Sitaan, Barang Bukti, dan Barang Rampasan Negara di Lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia, pada kenyataannya masih menghadapi berbagai kendala yang cukup serius. Meskipun terdapat beberapa aspek yang sudah berjalan sesuai prosedur, secara keseluruhan pengelolaan barang bukti belum dapat dikatakan optimal. Tata kelola benda sitaan, barang bukti, dan barang rampasan Negara merupakan tanggungjawab dari pihak kejaksaan dengan melakukan pencatatan, penelitian, penyimpanan dan pengklasifikasian, penitipan, pemeliharaan, pengamanan, penyediaan, pengembalian sampai dengan penyelesaian barang rampasan, termasuk tata kelola gedung barang bukti, sumber daya manusia, serta pembiayaan. Akan tetapi masih ada tata kelola terebut yang belum dilakukan sesuai pedoman seperti penelitian, penyimpanan, pemeliharaan, pengamanan, pengembalian, dan gedung penyimpanan barang bukti. Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem pengelolaan barang bukti masih memerlukan perbaikan menyeluruh untuk menjamin efektivitas dan akuntabilitas. Barang bukti disimpan di gudang dan diproses secara bertahap saat persidangan. Namun, kejaksaan menghadapi berbagai hambatan, seperti Jaksa yang dialihtugaskan atau Mutasi, fasilitas yang kurang memadai, rendahnya pemahaman masyarakat, jumlah barang antara barang yang diterima dan dikeluarkan tidak seimbang, serta masih adanya barang bukti yang telah inkrah namun belum dieksekusi. Kata Kunci : Pengelolaan, Barang Bukti, Kejaksaan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs. Rasdanelis - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 16 Jul 2025 04:32 | ||||||||||||
| Last Modified: | 16 Jul 2025 04:32 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90351 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
