MURNIATI, - (2025) ANALISIS PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN WAKAF PRODUKTIF DALAM MENCAPAI KEMANDIRIAN EKONOMI DI LEMBAGA NAZHIR WAKAF AL-IHSAN PEKANBARU RIAU. Skripsi thesis, UIN SUSKA.
|
Text
Persetujuan publikasi - Murniati _.pdf Download (839kB) | Preview |
|
|
Text
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB HASIL - Murniati _.pdf Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB HASIL - Murniati _.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh wakaf produktif di Lembaga Nazhir Wakaf Al-Ihsan Riau yang telah mulai dirintis sejak tahun 2015. Namun, pada masa awal pelaksanaannya, pengelolaan dan pengembangan wakaf ini belum terorganisir secara optimal. Kegiatan pengelolaan masih bersifat konvensional dan terbatas dalam lingkup internal pondok pesantren. Dan pada saat itu masih dikelola oleh Badan Usaha Milik Pondok (BUMP). Pada tahun 2023 pengelolaan wakaf produktif telah mengalami perkembangan signifikan sejak terbentuknya Lembaga Nazhir Wakaf Al-Ihsan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan dan pengembangan wakaf produktif yang dilakukan di Lembaga Nazhir Wakaf Al-Ihsan Pekanbaru Riau, serta meninjau praktik tersebut dalam kemandirian ekonomi dan perspektif ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 3 orang yaitu ketua nazhir wakaf, sekretaris dan devisi pengembangan dan pemberdayaan wakaf. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghimpunan dana berasal dari donatur tetap dan tidak tetap yaitu sebesar Rp. 1.847.037.199 pada juli 2023-juli 2024. Dari dana tersebut dikelola secara produktif melalui Ahsanta Group seperti: Ahsanta Mart, Ahsanta Foodcourt, Ahsanta Agro, Ahsanta Konveksi, Ahsanta Galeri dan Pangkalan gas LPG. Untuk Pengembangan dilakukan dengan rencana strategis jangka pendek dan jangka menengah. Dalam pengelolaan dan pengembangan sudah mencapai kemandirian ekonomi dengan pembagian laba sebanyak 3 alokasi yaitu: 50% untuk mauquf „alaih, 40% untuk pengembangan usaha kembali dan 10% untuk nazhir pengelola wakaf. Sedangkan dalam perspektif ekonomi syariah pengelolaan dan pengembangan wakaf produktif di Lembaga Nazhir Wakaf Al-Ihsan sudah sesuai dengan prinsip syariah yang dapat ditandai dengan adanya 5 asas yaitu: asas kesejahteraan, asas profesional manajemen, asaskeberlangsungan manfaat, asas keadilan sosial dan asas pertanggungjawaban.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 297 Islam > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Gusneli - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 15 Jul 2025 02:39 | ||||||||||||
| Last Modified: | 15 Jul 2025 02:39 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90162 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
