ILHAMUDDIN NASUTION, - (2025) ANALISIS I’RAB DALAM QS AL -BAQARAH AYAT 185 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETENTUAN RUKHSAH BAGI MUSAFIR (Perspektif Tafsir Al-Bahr Al-Muhith). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI FUL KECUALI BAB IV ILHAMUDDIN NASUTION - ILHAMUDDIN NASUTION Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI BAB IV ILHAMUDDIN NASUTION - ILHAMUDDIN NASUTION Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (932kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN)
SURAT PUBLIKASI ILHAMUDDIN - ILHAMUDDIN NASUTION Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version Download (394kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk i’rab dalam QS. Al-Baqarah ayat 185 serta mengkaji implikasinya terhadap ketentuan rukhsah (keringanan hukum) bagi musafir berdasarkan tafsir Al-Bahr Al-Muhith karya Abu Hayyan Al-Andalusi. Dalam tradisi keilmuan Islam, i’rab merupakan bagian penting dari ilmu nahwu yang berfungsi menjelaskan posisi sintaksis suatu kata dalam kalimat, sehingga makna teks Al-Qur’an dapat dipahami secara tepat. Perubahan harakat akibat perbedaan i’rab dapat menimbulkan perbedaan makna, dan berkonsekuensi langsung terhadap pemahaman serta penerapan hukum syar’i. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Sumber data primer adalah tafsir Al-Bahr Al-Muhith, sementara data sekunder berasal dari literatur linguistik Arab dan kitab tafsir lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan i’rab terhadap beberapa lafaz penting dalam ayat, seperti al-syahru, fa‘iddatun, dan safar, yang berimplikasi langsung terhadap status hukum puasa bagi musafir, apakah tetap wajib atau memperoleh keringanan.Abu Hayyan menyampaikan variasi pendapat ulama mengenai posisi gramatikal lafaz-lafaz tersebut, dan menunjukkan bahwa perbedaan dalam analisis sintaksis dapat memunculkan perbedaan dalam penetapan hukum. Oleh karena itu, penguasaan ilmu i’rab bukan hanya penting secara linguistik, tetapi juga memiliki dampak signifikan dalam memahami ayat-ayat hukum secara utuh. Kajian ini diharapkan memperkaya khazanah tafsir linguistik serta menjadi acuan dalam studi hukum Islam berbasis kebahasaan. Kata Kunci: I’rab, Rukhsah, Musafir, Tafsir Al-Bahr Al-Muhith, Hukum Puasa
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||||||
| Date Deposited: | 14 Jul 2025 02:43 | ||||||||||||
| Last Modified: | 14 Jul 2025 02:43 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90011 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
