FATHUR ATTHARIQ, - (2025) KUALITAS NUTRISI SILASE BERBAHAN PELEPAH SAWIT DENGAN PENAMBAHAN LAMTORO DENGAN LEVEL BERBEDA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI FUL KECUALI BAB IV FATHUR - Fathur Atthariq (1).pdf Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI BAB IV FATHUR - Fathur Atthariq.pdf Restricted to Repository staff only Download (753kB) |
||
|
Text (SURAT PUBLIKASI)
SURAT PUBLIKASI FATHUR - Fathur Atthariq.pdf Download (357kB) | Preview |
Abstract
KUALITAS NUTRISI SILASE BERBAHAN PELEPAH SAWIT DENGAN PENAMBAHAN LAMTORO DENGAN LEVELL BERBEDA Fathur Atthariq (12180110956) Dibawah bimbingan Triani Adelina dan Jepri Juliantoni INTISARI Pelepah sawit memliki kandungan nutrisi yang baik untuk dijadikan pakan namun memiliki kandungan serat kasar yang tinggi sehingga diperlukan dilakukan fermentasi hijauan pakan ternak (silase). Silase pelepah sawit ditambahkan lamtoro untuk meningkatkan kandungan protein kasar pada silase pelepah sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas nutrisi yang meliputi bahan kering, protein kasar, serat kasar, lemak kasar, abu dan Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN). Penelitian ini telah dilakukan pada Desember 2024 sampai Februari 2025 di Laboratorium Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Riau. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. P1 : Pelepah Sawit 100%, P2 : Pelepah Sawit 95% + Lamtoro 5%, P3 : Pelepah Sawit 90% + Lamtoro 10%, P4 : Pelepah Sawit 85% + Lamtoro 15%, masing-masing perlakuan ada penambahan Tepung Jagung 5% dan Molase 5%. Parameter yang diamati adalah bahan kering, protein kasar, serat kasar, lemak kasar, abu dan Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa silase dengan penambahan lamtoro level berbeda pada pembuatan silase pelepah sawit bepengaruh sangat nyata untuk peningkatan protein kasar (3,76% dan 3,69%) (P<0,01) dan berpengaruh nyata pada kandungan bahan kering (45,06% dan 41,92%) (P<0,05), namun belum mampu untuk menurunkan serat kasar (15,08%-17,40%), lemak kasar (2,70%-5,38%), kadar abu (1,46%- 1,66%) dan BETN (73,67%-75,56%). Penambahan lamtoro pada pelepah sawit dapat memperbaiki nilai nutrisi silase pelepah sawit yaitu meningkatkan protein kasar dan menaikkan kandungan bahan kering. Penambahan lamtoro 10% memberikan kualitas silase pelepah sawit yang terbaik, namun belum mampu menurunkan serat kasar, lemak kasar, kadar abu dan BETN. Kata kunci: Pelepah sawit, lamtoro, silase, kualitas nutrisi
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Pertanian dan Peternakan > Peternakan | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs. Rasdanelis - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 09 Jul 2025 07:29 | ||||||||||||
| Last Modified: | 09 Jul 2025 07:29 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89735 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
