MUHAMMAD RAFLI ARDIANSYAH, - (2025) ANALISIS YURIDIS TERHADAP PELAKSANAAN PUTUSAN PENGADILAN TENTANG HAK ANAK PADA PROSES PERCERAIAN (STUDI KASUS PENGADILAN AGAMA PEKANBARU). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM.
|
Text (GABUNGAN)
SKRIPSI MUHMMAD RAFLI ARDIANSYAH - Rafli Birong.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (HASIL PENELITIAN)
BAB IV - Rafli Birong.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only until 2025. Download (836kB) |
||
|
Text (PERNYATAAN PUBLIASI)
pernyataan serah upload - Rafli Birong.pdf - Published Version Download (573kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Penulisan skripsi di latarbelakangi oleh proses perceraian yang sering kali melibatkan kompleksitas hukum yang barkaitan dengan hak-hak istri pada Pengadilan Agama Pekanbaru. Hak-hak ini mencakup hak asuh, nafkah, hak atas harta bersama dan hak untuk dilindungi dari kekerasan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitunya apa yang menjadi alasan seorang istri tidak menuntut hak nafkah anak pada proses perceraian,bagaimana dampak terhadap anak ketika hak nafkah anak tidak dituntut pada proses perceraian berjalan, serta bagaimana analisis hukum islam terhadap istri yang tidak menuntut hak nafkah anak pada saat proses perceraian.Tujuan penelitian ini untuk menegathui alasan seorang istri tidak menuntut hak nafkah anak pada proses perceraian, untuk mengatahui dampak terhadap anak ketika hak nafkah anak tidak dituntut pada proses perceraian berjalan dan untuk mengetahui analisis hukum islam terhadap istri yang tidak menuntut hak nafkah anak pada saat proses perceraian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field Research) yang berlokasi di kota pekanbaru. Adapun yang menjadi subjek penelitian ini ialah para istri yang telah menjalani proses perceraian. Populasi pada penelitian ini tak terhingga sehingga peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel menggunakan Probability Sampling berjumlah 7 orang. Sumber data yang digunakan mencakup data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan Kusioner. Adapun metode analisis adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada beberapa alasan seorang istri tidak menuntut hak nafkah dari suaminya pada saat perceraian salah satunya keinginan untuk menghindari konflik pada saat masa perceraian dan setelah perceraian sehingga memberikan dampak yang besar terhadap anak. Sedangkan dalam analisis hukum islam istri yang tidak menuntut hak nafkah anak pada saat proses perceraian mencerminkan berbagai aspek dimana di dalam hukum islam dijelaskan bahwa nafkah anak merupakan kewajiban seorang ayah, dan istri berhak atas pemenuhan hak tersebut. Kata kunci: Hukum keluarga, perceraian, hak anak.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. Supliadi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 09 Jul 2025 04:48 | ||||||||||||
| Last Modified: | 09 Jul 2025 04:48 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89696 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
