IFTHINATUL MUPIDAH, - (2025) DAMPAK HUKUM TERHADAP ADANYA TIKTOK SHOP ATAS KEBERLANGSUNGAN PASAR SUKARAMAI TRADE CENTER DI TINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1999 TENTANG LARANGAN PRAKTEK MONOPOLI DAN PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
1 SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB HASIL - IFTHINATUL MUPIDAH Ilmu Hukum S1 (1).pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
1 BAB HASIL - IFTHINATUL MUPIDAH Ilmu Hukum S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (827kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
IMG_1682 - IFTHINATUL MUPIDAH Ilmu Hukum S1.pdf - Published Version Download (222kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini di latarbelakangi oleh fenomena kehadiran tiktok shop atas keberlangsungan pasar sukaramai trade center, hal ini di karenakan tiktok yang menyediakan fitur-fitur yang menarik dengan strategi pemasaran yang di tampilkan secara video pendek kemudian juga terdapat voucher-voucher yang sangat menguntungkan bagi konsumen seperti voucher diskon besar-besaran, voucher pengguna baru, voucher gartis ongkir dan masih banyak lainnya. Hal ini memicu kekhawatiran pedagang pasar tradisional karena banyak dari kosumen memilih untuk beralih belanja online. Rumusan masalah dalam penelitian ini: (1) Bagaimana dampak hukum terhadap adanya tiktok shop atas keberlangsungan pasar Sukaramai Trade Center di tinjau dari Undang- undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Tidak Sehat? (2) Bagaimana bentuk perlindungan hukum yang dapat diberikan kepada pedagang pasar sukaramai trade center dalam menghadapi persaingan dengan tiktok shop berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Tidak Sehat?. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dampak yang di timbulkan dari kehadiran tiktok shop atas keberlangsungan pasar, kemudian perlindungan hukum apa yang di berikan kepada pedagang pasar dalam menghadapi persaingan dengan tiktok shop, serta mencari solusi untuk mengatasi masalah yang muncul. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan metode penelitian kualitatif. dengan pengumpulan data melalui wawancara, kuisioner dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak yang di timbulkan dari Kehadiran Tiktok Shop dan praktik bisnis TikTok Shop, khususnya melalui strategi penawaran harga yang rendah dan pemberian diskon besar-besaran yang tidak transparan, berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, khususnya Pasal 19, 20, dan 21. Dalam undang-undang tersebut sudah di sebutkan bahwa bentuk perlindungan hukum tersebut tercantum dalam pasal 19,20, dan 21 yang melarang pelaku usaha untuk melakukan penguasaan pasar, persekongkolan, diskriminasi, maupun hambatan masuk pasar bagi pelaku usaha lain. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menjadi lembaga yang berwenang untuk menerima laporan, melakukan penyelidikan, dan menindak jika ditemukan praktek usaha tidak sehat oleh pelaku usaha digital. Akan tetapi, implementasi dari perlindungan hukum ini masih bersifat reaktif dan belum dirasakan secara langsung oleh pedagang kecil seperti yang ada di Sukaramai Trade Centre.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum | ||||||||||||
| Depositing User: | Ayu - Apriliani | ||||||||||||
| Date Deposited: | 01 Jul 2025 04:48 | ||||||||||||
| Last Modified: | 01 Jul 2025 04:48 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89091 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
