Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

MUBAHALAH PRESPEKTIF SAYYID QUTHB DAN RELEVANSINYA BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT

ABDUL ROZAK SYAHNUR, - (2025) MUBAHALAH PRESPEKTIF SAYYID QUTHB DAN RELEVANSINYA BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB IV - ABDUL ROZAK SYAHNUR Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN - ABDUL ROZAK SYAHNUR Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf

Download (497kB) | Preview
[img]
Preview
Text
SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN - ABDUL ROZAK SYAHNUR Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf

Download (160kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini dengan judul “ Mubahalah Prespektif Sayyid Quthb dan Relevansinya dalam Masyarakat”. Al Qur’an merupakan pedoman kehidupan yang berisi berbagai aturan mengenai tata cara hidup manusia di dunia serta konsekuensi dari kehidupan tersebut di akhirat. Salah satu aspek yang dibahas dalam Al- Qur’an adalah Mubahalah..Penelitian ini berfokus pada pemikiran Sayyid Quthb, dengan tujuan menganalisis konsep Mubahalah dalam Tafsir Fi Zhilalil Qur’an serta mengidentifikasi keunikan interpretasi yang ditawarkan oleh Sayyid Quthb. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi hukum pelaksanaan Mubahalah di antara sesama Muslim, serta relevansinya dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research), dengan sumber utama dari Tafsir Fi Zhilalil Qur’an dan literatur pendukung lainnya, serta pendekatan tematik dalam analisisnya. Pertanyaan penelitian yang memandu penelitian ini adalah: (1) Bagaimana konsep mubahalah dalam perspektif Sayyid Quthb? (2) Bagaimana relevansi konsep mubahalah bagi kehidupan masyarakat?. Mubahalah ini tidak asing bagi masyarakat. Seperti kasus mantan ketua umum partai Demokrat Annas Urbaninggrum, sumpah Mubahalah Habib Rizieq, ini sudah membuktikan pelakasanaan mubahalah ini sudah dikenal dan diketahui oleh masyarakat Indonesia. Berdasarkan analisis terhadap dua rumusan masalah yang diajukan menemukan (1) melalui perspektif Sayyid Quthb, Mubahalah dipahami sebagai sebuah metode ilahiah yang tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga mengandung nilai-nilai spiritual dan moral yang tinggi. Sayyid Quthb menekankan bahwa Mubahalah adalah bentuk penyerahan diri secara total kepada kehendak Allah Ta’ala, di mana kebenaran dan keadilan menjadi tujuan utama. Dalam tafsirnya, Sayyid Quthb menjelaskan bahwa Mubahalah bukan sekadar alat untuk menyelesaikan perselisihan, tetapi juga sebagai bukti keimanan dan ketulusan seseorang dalam mencari kebenaran. Nilai-nilai seperti kejujuran, ketulusan, dan penyerahan diri kepada Allah menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan Mubahalah. (2), Konsep Mubahalah memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam membangun harmoni sosial. Nilai-nilai universal yang terkandung di dalamnya, seperti keadilan, kepercayaan, dan penyelesaian konflik secara damai, dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Di Indonesia, dengan keberagaman agama, suku, dan budaya, Mubahalah dapat menjadi inspirasi dalam menyelesaikan konflik sosial secara bermartabat. Prosesnya, yang melibatkan doa bersama dan penyerahan diri kepada kehendak Ilahi, mendorong dialog, saling menghormati, dan mengurangi prasangka. Dengan demikian, Mubahalah tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme penyelesaian konflik keagamaan, tetapi juga sebagai model dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil, inklusif, dan harmonis. Kata Kunci: Mubahalah, Sayyid Quthb, Relevansi dalam Masyarakat

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorMuhammad Yasir, -2006017802muhammad.yasir@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: Mrs. Rasdanelis -
Date Deposited: 26 Jun 2025 08:56
Last Modified: 26 Jun 2025 08:56
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88999

Actions (login required)

View Item View Item