GUSRI NANDA SIRAIT, - (2025) ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PUTUSAN HAKIM PENGADILAN AGAMA PEKANBARU KELAS I A NOMOR PUTUSAN: 1731/Pdt.G/2023/PA. Pbr TENTANG HADHANAH YANG DISERAHKAN KEPADA AYAH KANDUNG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI GUSRI NANDA SIRAIT - Gusri Nanda.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV - Gusri Nanda.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
pernyataan upload - Gusri Nanda.pdf - Published Version Download (583kB) | Preview |
Abstract
Analisis Hukum Islam Terhadap Putusan Hakim Pengadilan Agama Pekanbaru Kelas I A Nomor Putusan: 1731/Pdt.G/2023/PA.Pbr Tentang Hadhanah Yang Diserahkan Kepada Ayah Kandung Syari’at Islam menegaskan Prinsip dari Perkawinan adalah menguatkan ikatan perkawinan agar sakinah mawaddah warahmah. Namun, Permasalahanpermasalahan yang kerap dihadapi oleh pasangan dalam perjalanan mengarungi bahtera rumah tangga akan menjadi titik perjuangan yang harus diupayakan untuk diselesaikan dengan baik-baik. Namun, jika permasalahan itu tidak dapat diselesaikan dengan baik maka akan menimbulkan pada perselisihan dan berujung pada perceraian. Salah satu permasalahan dan tanggungjawab yang harus dihadapi dalam rumah tangga adalah mengurus anak-anak. Dalam konteks hukum indonesia, Kewajiban orangtua terhadap anak diatur dalam peraturan perundang-undangan yakni dalam Undang-undang No.1 Tahun 1974 tentang perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Dalam pasal 45 Undang-undang No.1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam (KHI) pasal 105 disebutkan tentang hak dan kewajiban orangtua terhadap anak dan Pemeliharaan anak. Realita di lapangan tidak sejalan dengan apa yang termuat dalam peraturan Undang-undang, Pengadilan Agama Pekanbaru dalam putusan No. 1731/Pdt.G/2023/PA.Pbr mengabulkan Permohonan Hadhanah yang diajukan oleh seorang suami dengan alasan bahwa istrinya adalah seorang ibu yang tidak peduli dengan anak-anaknya. Jenis penelitian yang penyusun lakukan adalah penelitian pustaka (Library Research). Dalam menganalisis permasalahan ini penyusun menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif, dan rumusan masalah, yaitu Pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara Hak Asuh Anak (Hadhanah) kepada ayah dan melakukan analisis. Analisis putusan tersebut dilakukan dengan pendekatan normatif-yuridis, apakah sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta dalil-dalil yang ada. Pertimbangan yang dilakukan Majelis Hakim dalam memutuskan perkara hadhanah ini adalah bahwa seorang istri yang tidak lagi pernah peduli terhadap tumbuh kembang sang anak pasca terjadinya perceraian, sehingga ia melalaikan kewajibannya sebagai seorang ibu dalam memberikan kasih sayang terhadap anak-anaknya. Hukum Islam membenarkan pertimbangan dan putusan yang diambil oleh majelis Hakim, karena di samping pendapat ulama yang menyatakan hak asuh anak jatuh kepada ibu sepenuhnya sampai di masa anak telah mumayyiz, namun hakim berpendapat apabila anak yang masih kecil dan belum mumayyiz tidak dirawat dan didik dengan baik, maka akan berakibat buruk pada diri dan masa depan mereka, bahkan bisa mengancam eksistensi jiwa mereka. Kata kunci: Analisis, Putusan Hakim, Hadhanah, Ayah
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.577 Perkawinan Menurut Islam, Pernikahan Menurut Islam, Munakahat | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs Rina Amelia - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 25 Jun 2025 06:28 | ||||||||||||
| Last Modified: | 25 Jun 2025 06:28 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88894 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
