Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PENGARUH PELATIHAN AUDITOR, TANGGUNG JAWAB PENDETEKSIAN KECURANGAN, INDEPENDENSI AUDITOR, DAN KOMPETENSI AUDITOR TERHADAP PENCEGAHAN KEGAGALAN AUDIT

ANGELYNA RAHMADHENY, - (2025) PENGARUH PELATIHAN AUDITOR, TANGGUNG JAWAB PENDETEKSIAN KECURANGAN, INDEPENDENSI AUDITOR, DAN KOMPETENSI AUDITOR TERHADAP PENCEGAHAN KEGAGALAN AUDIT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI_ANGELYNA (TANPA BAB IV) - ANGELYNA RAHMADHENY AKUNTANSI.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
SKRIPSI_ANGELYNA (BAB IV)) - ANGELYNA RAHMADHENY AKUNTANSI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (580kB)
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
Surat Pernyataan Bermaterai - ANGELYNA RAHMADHENY AKUNTANSI.pdf - Published Version

Download (88kB) | Preview

Abstract

Kegagalan audit merupakan fenomena kritis yang berdampak pada kredibilitas profesi auditor, kepercayaan publik, dan stabilitas pasar keuangan. Studi ini merespons kasus-kasus kegagalan audit yang marak terjadi, seperti kasus PT. Asuransi Adisarana Wanaartha Life dan PT. Barito Riau Jaya (BRJ), yang menekankan pentingnya tanggung jawab pendeteksian kecurangan, kompetensi, dan independensi auditor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan auditor, tanggung jawab pendeteksian kecurangan, independensi auditor, dan kompetensi auditor terhadap pencegahan kegagalan audit pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Kota Pekanbaru. Dengan pendekatan kuantitatif, penelitian menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 82 auditor di 13 KAP di Pekanbaru. Teknik analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, serta regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan auditor (β = 0,038; sig. 0,012), tanggung jawab pendeteksian kecurangan (β = 0,468; sig. 0,000), independensi auditor (β = 0,106; sig. 0,000), dan kompetensi auditor (β = -0,039; sig. 0,011) berpengaruh signifikan terhadap pencegahan kegagalan audit. Variabel tanggung jawab pendeteksian kecurangan menjadi faktor dominan dengan koefisien tertinggi, mencerminkan peran kritis auditor dalam mengidentifikasi risiko kecurangan. Sementara itu, kompetensi auditor menunjukkan pengaruh negatif, yang mengindikasikan bahwa peningkatan kompetensi tanpa diimbangi faktor lain seperti etika atau pengalaman praktis justru berpotensi mengurangi efektivitas pencegahan kegagalan audit. Koefisien determinasi (R²) sebesar 95,9% menegaskan bahwa keempat variabel menjelaskan sebagian besar variasi pencegahan kegagalan audit. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya KAP meningkatkan program pelatihan berbasis risiko, memperkuat mekanisme pendeteksian kecurangan, menjaga independensi melalui regulasi internal, dan menyeimbangkan pengembangan kompetensi teknis dengan pembentukan sikap skeptisisme profesional. Keterbatasan penelitian mencakup sampel yang terbatas pada satu wilayah geografis dan penggunaan variabel yang belum mencakup faktor lain seperti tekanan ketaatan atau teknologi audit.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorRimet, -2021097602rimet@uin-suska.ac.ad
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 650 Bisnis > 657 Akuntansi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Akuntansi
Depositing User: Ari Eka Wahyudi
Date Deposited: 25 Jun 2025 05:51
Last Modified: 25 Jun 2025 05:51
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88889

Actions (login required)

View Item View Item