LUNA YUNIA ZAHIRA (2025) TINJAUAN FIQH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK UPAH MENGUPAH PROFESI NGAJI KUBUR DI KAMPUNG BAHARI KECAMATAN MEDAN LABUHAN KOTA MEDAN. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text
GABUNGAN KECUALI BAB HASIL - LUNA YUNIA ZAHIRA Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) S1.pdf - Published Version Download (4MB) | Preview |
|
|
Text
BAB HASIL - LUNA YUNIA ZAHIRA Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only until 2025. Download (4MB) |
||
|
Text
SURAT PERNYATAAN - LUNA YUNIA ZAHIRA Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) S1.pdf - Published Version Download (345kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Luna Yunia Zahira (2025) : Tinjauan Fiqh Muamalah Terhadap Praktik Upah Mengupah Profesi Ngaji Kubur Di Kampung Bahari Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan Masalah pada skripsi ini ada pada praktik "ngaji kubur" yang mana berkembang menjadi profesi dengan sistem upah mengupah yang menimbulkan pro dan kontra dalam Fiqh Muamalah, khususnya terkait akad ijarah dan sistem pematokan harga pada pekerjaan yang dasarnya adalah ibadah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis praktik upah mengupah dalam profesi ngaji kubur serta meninjau praktik tersebut dalam perspektif Fiqh Muamalah, khususnya terkait dengan keabsahan akad, keadilan dalam transaksi, dan kesesuaian dengan prinsip-prinsip syariah. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari para pelaku profesi ngaji kubur, keluarga jenazah, serta tokoh masyarakat dan agama setempat. Hasil penelitian menemukan bahwa praktik upah mengupah ngaji kubur dilakukan dengan sistem tarif yang tidak baku dan cenderung memunculkan unsur ketidakrelaan. Akad sering kali tidak dilakukan secara transparan, tanpa kesepakatan awal yang jelas, yang berpotensi bertentangan dengan prinsip kerelaan dan kejelasan objek akad dalam ijarah. Hal ini mengindikasikan adanya penyimpangan pada kaidah Fiqh Muamalah, meskipun tradisi urf setempat turut mempengaruhi pelaksanaan praktik tersebut. Praktik ngaji kubur perlu ditinjau ulang agar sesuai dengan prinsip-prinsip Fiqh Muamalah, terutama dalam hal akad yang sah, kejelasan imbalan, dan tidak adanya unsur paksaan. Disarankan agar masyarakat melakukan pendekatan edukatif berbasis nilai-nilai syariah serta melibatkan lembaga keagamaan dalam pengawasan pelaksanaan tradisi tersebut. Kata Kunci: Fiqh Muamalah, Ngaji Kubur, Ijarah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. Supliadi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 20 Jun 2025 02:48 | ||||||||||||
| Last Modified: | 20 Jun 2025 02:48 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88706 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
