AFRIJHON EFENDI, - (2025) ANALISIS IZIN POLIGAMI DI INDONESIA PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH. Thesis thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
GABUNGAN TESIS KECUALI BAB HASIL - Afrijhon28 Efendi.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB HASIL - Afrijhon28 Efendi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN PUBLIKASI - Afrijhon28 Efendi.pdf - Published Version Download (310kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Afrijhon Efendi: Analisis Izin Poligami di Indonesia Perspektif Maqashid Syariah Pelaksanaan poligami dalam islam adalah perbuatan yang mubah dengan syarat keadilan. Akan tetapi, dalam perizinan poligami di indonesia, syarat adil tidak cukup untuk melegalkan poligami, sehingga disusun syarat pelaksanaan poligami, sebagaimana tertuang dalam pasal 4 dan 5 Undang-undang perkawinan. Ketatnya aturan poligami, telah melahirkan pelbagai permasalahan, seperti perselingkuhan, samen liven dan fenomena “pelakor”. Fakta ini merupakan akibat penyempitan perizinan poligami, sehingga dibutuhkan kajian khusus untuk menyelesaikan problematika perkawinan di atas. Kajian paling relevan dengan problematika di atas adalah kajian maqashid, yaitu mengkaji perizinan dalam undang-undang perkawinan dengan kebutuhan manusia dewasa ini. Oleh karena itu, penulis menyusun sebuah penelitian tentang perizinan poligami di indonesia perspektif maqashid syari‟ah. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Filosofis Poligami Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan ?, Apa Tantangan Pelaksanaan Poligami Di Indonesia ?, Bagaimana Analisis Maqashid Syari‟ah Tentang Perizinan Poligami Di Indonesia?. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research) yang menggunakan pendekatan normatif yuridis, yang bersumber dari Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkaiwnan sebagai bahan primer. Penulis menggunakan teknik kepustakaan dan dokumentasi untuk memperoleh data penelitian ini. Adapun teknik interpretasi tekstual dan kontekstual yang dimuat dalam bentuk analisis isi yang bersifat kualitatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberlakuan syarat poligami di Indonesia, terjadi akibat maraknya kasus penyelewengan pernikahan yang merugikan perempuan dan anak di masa lampau. Penyelewengan itu diantaranya adalah pelaksanaan poligami yang tidak selaras dengan aturan syari‟at, sehingga dalam berbagai kasus poligami, Poligami di Indonesia, memiliki tantangan yang berat dari berbagai sektor dan lini kehidupan, seperti agama, sosial dan kemasyarakatan. Tantangan ini kemudian menimbulkan pelbagai polemik seperti merebaknya kasus nikah sirri, samen liven dan maraknya kasus “pelakor” atau istilah untuk perempuan yang menjadi isteri dari laki-laki yang telah menikah. Perizinan poligami dalam Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 Tentang Perkawinan sudah tidak relevan dalam kajian maqashid syari‟ah, sehingga dibutuhkan reformasi persyaratan, seperti penggantian izin isteri dengan penyertaan surat kesehatan jasmani dan rohani, serta dibutuhkan pemberian bimbingan khusus pra-poligami bagi laki-laki dan perempuan yang akan melaksanakan poligami dalam pernikahan. Kata kunci : Poligami, Syarat, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Program Pascasarjana > S2 > Hukum Keluarga | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr Eko Syahputra | ||||||||||||
| Date Deposited: | 18 Jun 2025 04:28 | ||||||||||||
| Last Modified: | 18 Jun 2025 04:28 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88657 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
