Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

URGENSI KEPEMILIKAN SERTIFIKAT TANAH SERTA PROBLEMATIKA DAN UPAYA MASYARAKAT TERHADAP PEROLEHAN BUKTI KEPEMILIKAN HAK ATAS TANAH STUDI KASUS DI KELURAHAN KEMPAS JAYA, KECAMATAN KEMPAS KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

AYU SAPUTRI, - (2025) URGENSI KEPEMILIKAN SERTIFIKAT TANAH SERTA PROBLEMATIKA DAN UPAYA MASYARAKAT TERHADAP PEROLEHAN BUKTI KEPEMILIKAN HAK ATAS TANAH STUDI KASUS DI KELURAHAN KEMPAS JAYA, KECAMATAN KEMPAS KABUPATEN INDRAGIRI HILIR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
TANPA BAB IV - Ayu Saputri.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
PEMBAHASAN - Ayu Saputri.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (462kB)
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
Doc4 - Ayu Saputri.pdf - Published Version

Download (425kB) | Preview

Abstract

Sertifikat merupakan bukti kepemilikan yang sah dan kuat secara hukum. Sebagian besar masyarakat di Kelurahan Kempas Jaya hingga kini masih mengandalkan dokumen tradisional yakni girik sebagai bukti kepemilikan tanahnya secara turun temurun. Jika masyarakat tidak segera mendaftarkan tanahnya, tanah seringkali rentan terhadap sengketa atau klaim pihak lain. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pentingnya sertifikat tanah serta apa problematika dan upaya masyarakat terhadap perolehan bukti kepenilikan tanah di Kelurahan Kempas Jaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pentingnya sertifikat tanah bagi masyarakat, dan untuk mengidentifikasi berbagai kendala dan upaya masyarakat terhadap perolehan bukti kepemilikan tanah.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap masyarakat dan pejabat setempat di Kelurahan Kempas Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sertifikat tanah tidak hanya sebagai bukti administrative, melainkan juga sebagai instrument utama dalam perlindungan hak milik dan transaksi keperdataan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.18 Tahun 2021 dokumen tradisional seperti girik tidak lagi diakui sebagai bukti kepemilikan yang sah setelah 2026, hal inilah yang dikhawatirkan dan menjadi penting untuk diperhatikan di Kelurahan Kempas Jaya Namun minimnya pengetahuan masyarakat serta status lahan yang belum sepenuhnya bebas dari kawasan hutan menjadi kendala terhadap perolehan bukti kepemilikan tanah di Kelurahan Kempas jaya. Melalui penyuluhan dan pembentukan tim pelepasan kawasan hutan telah dilakukan masyarakat dalam rangka upaya perolehan bukti kepemilikan tanah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorHellen Lastfitriani, -1023078202fitrianihellenlast@gmail.com
Thesis advisorRudiadi, -2004089004rudiadi.r@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Ayu - Apriliani
Date Deposited: 17 Jun 2025 02:53
Last Modified: 17 Jun 2025 02:53
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88619

Actions (login required)

View Item View Item