SYAHRUL AZMI, - (2025) PERSPEKTIF AZYUMARDI AZRA DAN MUHAMMAD AMIN ABDULLAH TENTANG PENDIDIKAN PERGURUAN TINGGI ISLAM DI ERA POSTMODERN (STUDI KOMPARATIF). Thesis thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
Repository Syahrul Azmi BAB I - V 2025 - Syahrul Azmi.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
Repository Syahrul Azmi BAB IV 2025 - Syahrul Azmi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (791kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
surat pernyataan repository Syahrul Azmi20250604_09581377 - Syahrul Azmi.pdf - Published Version Download (217kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Syahrul Azmi (2025) : Perspektif Azyumardi Azra dan Muhammad Amin Abdullah Tentang Pendidikan Perguruan Tinggi Islam di Era Postmodern (Studi Komparatif) Penelitian dengan judul ini berangkat dari permasalahan bahwa adanya dikotomi atau pemisahan antara ilmu keislaman dengan non keislamanan yang menyebabkan lemahnya pengembangan keilmuan di dunia Islam. Dikotomi ini berakibat fatal terhadap pengembangan keilmuan di negeri-negeri Muslim sehingga terjadi juga dikotomi dalam lembaga-lembaga Pendidikan. Seperti lembaga-lembaga pendidikan agama yang hanya mempelajari mata pelajaran agama dan tidak memasukkan ilmu-ilmu umum kedalamnya. Akibatnya yaitu dunia Islam sekarang ini belum mampu bersaing dengan dunia luar yang telah mampu dan canggih baik dari bidang teknologi dan ilmu pengetahuannya. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif analisis isi dan studi teks dengan bersifat kajian pustaka (library research). Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini bersifat historis filosofis. Pendekatan ini dipilih karena penelitian merupakan kajian pemikiran tokoh, yaitu Azyumardi Azra dan Muhammad Amin Abdullah. Hasil dari penelitian ini menujukan bahwa pemikiran pendidikan Islam harus merespons tantangan zaman dengan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern. Mereka menekankan pentingnya pendekatan interdisipliner dan multidisipliner dalam kurikulum pendidikan tinggi Islam, sehingga tidak hanya terpaku pada ilmu-ilmu keislaman tradisional, tetapi juga membuka diri terhadap ilmu sosial, humaniora, dan sains. Namun, perbedaan mendasar terletak pada penekanan dan pendekatan masing-masing. Azyumardi Azra lebih menekankan pada pentingnya rekonstruksi historis dan kontekstualisasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan. Azyumardi Azra melihat postmodernisme sebagai tantangan yang harus dihadapi dengan memperkuat identitas keislaman melalui pendekatan yang inklusif dan adaptif. Di sisi lain, Muhammad Amin Abdullah lebih menekankan pada pendekatan filosofis-ilmiah yang integratif. Kata Kunci : Pendidikan, Perguruan Tinggi Islam, Era postmodern
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Program Pascasarjana > S2 > Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr Eko Syahputra | ||||||||||||
| Date Deposited: | 04 Jun 2025 23:57 | ||||||||||||
| Last Modified: | 04 Jun 2025 23:57 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88380 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
