EVA LESTARI, - (2025) PELAKSANAAN AKAD BAGI HASIL PENJUALAN TIKET SEMINAR HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI HUKUM EKONOMI SYARIAH UIN SUSKA RIAU PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text
GABUNGAN SKRIPSI KECUALI.pdf Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV PEMBAHASAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Eva Lestari, (2025) : Pelaksanaan Akad Bagi Hasil Penjualan Tiket Seminar Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah UIN Suska Riau Perspektif Fiqih Muamalah Penelitian ini membahas tentang pelaksanaan akad bagi hasil dalam penjualan tiket seminar yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) UIN Suska Riau dengan panitia pelaksana seminar. Akad bagi hasil ini bertujuan untuk membagi keuntungan dari hasil penjualan tiket. Namun, dalam praktiknya terjadi pembagian keuntungan yang tidak sesuai dengan kesepakatan diawal secara sepihak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, memahami dan menjelaskan pelaksanaan, faktor – faktor yang mempengaruhi, serta tinjauan fiqih muamalah terhadap pelaksanaan akad bagi hasil penjualan tiket seminar Himpunan Mahasiawa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui observasipartisipan, wawancara terstruktur, dan wawancara. Informan dalam penelitian ini berjumlah 13 orang terdiri dari pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah dan Panitia Pelaksana Seminar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akad bagi hasil dalam penjualan tiket seminar dilakukan secara lisan tanpa adanya dokumen tertulis yang mengatur hak dan kewajiban secara jelas. Kesepakatan awal mengenai pembagian kentungan sebesar 15 % untuk himpunan mahasiswa program studi hukum ekonomi syariah dan 10 % untuk panitia pelaksana seminar. Namun, kenyataannya panitia pelaksana tidak mendapatkan keuntungan dalam kerja sama tersebut. Dari perspektif fiqih muamalah, akad ini belum sepenuhnya memenuhi prinsip keadilan dan transparansi karena kurangnya kepastian hukum dalam kesepakatan yang dibuat. Berdasarkan analisis fiqih muamalah dan pertimbangan prinsip keadilan, transparansi, serta kejelasan akad, pelaksanaan akad seperti ini tidak boleh (haram) karena mengandung unsur gharar dan zulm. Kata Kunci: Fiqih Muamalah, Akad Bagi Hasil, Penjualan Tiket Seminar
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) | ||||||||||||
| Depositing User: | fasih - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 23 May 2025 03:11 | ||||||||||||
| Last Modified: | 23 May 2025 03:11 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88121 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
