NABILAH RIFQAH FRIHADI, - (2025) HUBUNGAN SCREEN TIME DAN ASUPAN ENERGI DENGAN STATUS GIZI REMAJA DI SMAN 2 TAMBANG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GAB)
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB IV (1).pdf - Published Version Download (6MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV (3).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Usia remaja merupakan periode rentan gizi. Remaja membutuhkan asupan zat gizi yang sesuai untuk menghasilkan status gizi yang baik. Prevalensi status gizi lebih pada remaja semakin meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan tren screen time dan konsumsi makanan tinggi kalori yang berlebihan pada remaja. Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan screen time dan asupan energi dengan status gizi remaja di SMAN 2 Tambang. Desain penelitian adalah crosssectional. Teknik pengambilan sampel adalah dengan metode simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 87 orang. Metode pengumpulan data screen time diperoleh dari kuesioner yang diisi responden, data asupan energi diperoleh dari wawancara food recall 2x24 jam, dan status gizi menggunakan indikator IMT/U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki screen time kategori tinggi 83,9%. Asupan energi tidak lebih yaitu sebanyak 82,8%, asupan energi lebih sebanyak 17,2%, asupan energi kurang sebanyak 36,8% dan asupan energi cukup sebanyak 63,2%. Status gizi responden memiliki status gizi tidak lebih sebanyak 85,1%, status gizi lebih sebanyak 14,9%, status gizi tidak kurang sebanyak 65,5% dan status gizi kurang sebanyak 34,5%. Hasil uji fisher’s exact test menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan screen time dengan status gizi lebih (p value= 0,211) dan status gizi kurang (p value = 0,544). Terdapat hubungan asupan energi lebih dengan status gizi lebih (p value = 0,000) dan terdapat hubungan signifikan antara asupan energi kurang dengan status gizi kurang (p value = 0,000). Kesimpulan penelitian adalah tidak terdapat hubungan screen time dengan status gizi lebih dan status gizi kurang. Terdapat hubungan antara asupan energi lebih dengan status gizi lebih dan terdapat hubungan antara asupan energi kurang dengan status gizi kurang.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Pertanian dan Peternakan > Gizi | ||||||||||||
| Depositing User: | fapertapet - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 22 May 2025 06:26 | ||||||||||||
| Last Modified: | 23 May 2025 03:00 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88114 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
