Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PERAN KADER POSYANDU SEBAGAI FASILITATOR DALAM PENURUNAN ANGKA STUNTING DI KELURAHAN SUNGAI MEMPURA KECAMATAN MEMPURA KABUPATEN SIAK

ANGGRAINI, - (2025) PERAN KADER POSYANDU SEBAGAI FASILITATOR DALAM PENURUNAN ANGKA STUNTING DI KELURAHAN SUNGAI MEMPURA KECAMATAN MEMPURA KABUPATEN SIAK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text
HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI ANGGRAINI.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Nama : Anggraini Prodi : Pengembangan Masyarakat Islam Judul : Peran Kader Posyandu Sebagai Fasilitator Dalam Penurunan Angka Stunting di Kelurahan Sungai Mempura Kecamatan Mempura Kabupaten Siak Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya penurunan kasus stunting di Kelurahan Sungai Mempura Kecamatan Mempura Kabupaten Siak dan Kelurahan ini menjadi lokasi lokus stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas bagaimana Peran Kader Posyandu sebagai Fasilitator dalam Penurunan Angka Stunting di Kelurahan Sungai Mempura. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ada teori peran kader posyandu oleh Kemenkes RI. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kader posyandu menjalankan perannya dalam penurunan angka kasus stunting. Dimana stunting lama berkurang dan stunting baru tidak muncul. Hal tersebut karena dalam penanganan kasus stunting pemerintah berkolaborasi dengan masyarakat. Masysrakat disini ialah kader posyandu yang dijadikan stakeholder dibidang kesehatan. Dalam menjalankan perannya sebagai fasilitator, dapat dilihat pada Program 90 Hari Penanganan Stunting yang telah dilaksanakan oleh tiga posyandu di kelurahan ini dengan melakukan pengukuran, penimbangan, penyuluhan, pemantauan serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal seminggu sekali di rumah balita. Diluar program tersebut, kader posyandu melakukan pengukuran tinggi dan penimbangan berat badan anak sebulan sekali, melakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal sebulan sekali, Vitamin A enam bulan sekali dan Tablet Fe sejak kehamilan ibu memasuki usia tiga bulan, kemudian melakukan rujukan ke puskesmas atau poskesdes jika mendapati kasus stunting parah, selanjutnya melakukan penyuluhan dan konseling kepada ibu dan anak di meja keempat saat hari posyandu, serta melakukan deteksi dini dan pemantauan terhadap status gizi anak melalui pencatatan di buku KIA sebulan sekali saat posyandu. Kader posyandu telah melakukan semua ini meski terdapat beberapa kendala dan masalah seperti kurang baiknya tanggapan ibu dan masyarakat serta kurangnya kenyamanan pelayanan yang didapatkan ibu dan anak. Kata Kunci : Peran Kader Posyandu, Kasus Stunting

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorGINDA HARAHAP, -2026036301ginda.harahap@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: fdk -
Date Deposited: 07 May 2025 07:22
Last Modified: 07 May 2025 07:23
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/87833

Actions (login required)

View Item View Item