Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

Tinjauan Fiqh Muamalah terhadap Denda pada Simpan Pinjam Batobo (Studi Kasus di Nagari Sijunjung Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung)

Zahirah Indah Purnama, - (2025) Tinjauan Fiqh Muamalah terhadap Denda pada Simpan Pinjam Batobo (Studi Kasus di Nagari Sijunjung Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
TANPA BAB IV.pdf

Download (7MB) | Preview
[img] Text (BAB IV)
PEMBAHASAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (791kB)

Abstract

ABSTRAK Zahirah Indah Purnama 2025 : Tinjauan Fiqh Muamalah terhadap Denda pada Simpan Pinjam Batobo (Studi Kasus di Nagari Sijunjung Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung) Penelitian ini dilatarbelakangi penerapan denda pada simpan pinjam batobo di Nagari Sijunjung Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung. Batobo adalah tradisi gotong royong yang melekat pada masyarakat setempat dalam bekerja sama untuk mengelola pertanian, seperti bersawah, manaruko, berladang, dan mendirikan rumah, di dalam kegiatan batobo tersebut ada unit kegiatan simpan pinjam batobo. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan simpan pinjam batobo serta bagaimana tinjaun Fiqh Muamalah terhadap denda pada simpan pinjam batobo di Sijunjung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) yang berlokasi di Nagari Sijunjung Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung. Teknik pengumpulan data melalui obeservasi, wawancara, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 15 orang yang semuanya dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Data yang sudah dikumpulkan dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Penelitian menyimpulkan bahwa, pada simpan pinjam batobo yaitu menyimpan uang selama satu tahun dan di dalam simpan pinjam tersebut terdapat 4 simpanan yang wajib dibayarkan oleh anggota batobo yaitu simpanan pokok, simpanan sukarela, simpanan kas anggota, simpanan denda. Ada beberapa aturan yang dibuat oleh batobo untuk para anggota batobo apabila dilanggar wajib didenda, seperti tidak ikut rapat lewat dari jam 8 malam tanpa alasan maka didenda sebesar Rp 5.000, apabila ada yang tidak ikut goro maka didenda sebesar Rp 100.000, apabila ada yang telat membayar wajib didenda sebesar Rp 10.000, apabila ada yang meninggal dunia salah satu anggota keluarga batobo dan tidak ikut melayat juga wajib dikenakan juga denda sanksi malu yaitu bersalam kesemua anggota batobo pada rapat, apabila ada yang sakit salah satu anggota batobo tidak ikut menjenguk maka didenda sebesar Rp 10.000, dan apabila ada anggota batobo yang lagi mengadakan pesta nikahan maka wajib menghadiri dan apabila anggota batobo tidak hadir maka wajib didenda sebesar Rp 10.000. Di samping itu juga tidak ada perpanjangan waktu serta tidak menerima alasan apapun pada setiap anggota, dan juga membebankan kepada pihak yang memiliki kemampuan ekonomi yang terbatas dan tetap didenda. Dalam perspektif muamalah dalam Islam aturan penerapan denda pada simpan pinjam batobo tersebut dapat dikategorikan riba dikarenakan adanya denda pada aturan batobo yang dimana adanya tambahan pembayaran pada aturan simpan pinjam batobo masing-masing didenda sesuai dengan apa yang dilanggar, dan hukumnya haram. Di samping itu, penerapan denda tersebut terlihat menzalimi anggota karena tidak mempertimbangkan kemampuan ekonomi orang yang tidak mampu. Kata Kunci : Fiqh Muamalah, Denda, Simpan Pinjam, Batobo, Riba

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorM. Ihsan, -2001105901mihsan@uin-suska.ac.id
Thesis advisorAde Fariz Fahrullah, -2012116701ade.fariz.fahrullah@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 02 May 2025 07:33
Last Modified: 02 May 2025 07:33
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/87763

Actions (login required)

View Item View Item