ORYZA BAGUS PRAYOGA, - (2025) “ MANAJEMEN PRODUKSI KOMUNITAS AKSEE PRODUCTION PADA FILM PENDEK WAK DEGIL”. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text
GABUNGAN SKRIPSI KECUALI BAB V.pdf Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (BAB V)
BAB V PEMBAHASAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Nama : Oryza Bagus Prayoga Prodi : Ilmu Komunikasi Judul : Manajemen Produksi Komunitas Aksee Production Pada Film Pendek Wak Degil Penelitian ini membahas proses produksi film pendek Wak Degil oleh Komunitas Aksee Production dengan fokus pada aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan berdasarkan konsep manajemen produksi film. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori manajemen produksi George R. Terry yang mencakup empat fungsi utama: perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling). Dalam tahap perencanaan, komunitas Aksee Production menentukan ide dan konsep cerita yang mengusung nilai moral persahabatan serta budaya Melayu Pekanbaru. Pemilihan strategi dan penyusunan skenario dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh aspek produksi dapat berjalan secara terstruktur. Pada tahap pengorganisasian, dilakukan perekrutan tim produksi baik dari anggota komunitas maupun pihak eksternal yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan produksi. Tahap pelaksanaan mencakup proses syuting yang dilakukan sesuai dengan shot list yang telah disusun sebelumnya. Tim produksi harus menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya manusia, teknis, serta faktor eksternal seperti cuaca dan kondisi lokasi syuting. Namun, dengan pengelolaan yang baik, proses produksi tetap berjalan dengan optimal. Pada tahap pengawasan, dilakukan evaluasi di setiap tahapan produksi untuk memastikan bahwa hasil akhir sesuai dengan visi kreatif film. Pengawasan juga mencakup aspek pasca-produksi, seperti editing offline dan online, color grading, sound mixing, serta penyesuaian unsur budaya agar tetap autentik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi film ini menghadapi beberapa tantangan, terutama dalam keterbatasan sumber daya manusia dan teknis. Namun, strategi produksi yang terstruktur serta pengelolaan tim yang efektif memungkinkan film Wak Degil tetap dapat diselesaikan dengan kualitas yang optimal. Penguatan unsur budaya Melayu dalam film menjadi nilai utama yang diusung dalam produksi ini. Kesimpulannya, penerapan manajemen produksi yang baik sangat berpengaruh terhadap kelancaran dan keberhasilan produksi film pendek komunitas. Kata Kunci: Produksi film, manajemen produksi, film pendek, Aksee Production, Wak Degil
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi | ||||||||
| Depositing User: | fdk - | ||||||||
| Date Deposited: | 30 Apr 2025 07:30 | ||||||||
| Last Modified: | 30 Apr 2025 07:30 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/87739 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
