Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KEIKUTSERTAAN MASYARAKAT MUSLIM MERANTI PADA PERAYAAN FESTIVAL CIAN CUI DALAM PERSPEKTIF HADITS (KAJIAN LIVING HADITS)

AIMAN DAHNURI, - (2025) KEIKUTSERTAAN MASYARAKAT MUSLIM MERANTI PADA PERAYAAN FESTIVAL CIAN CUI DALAM PERSPEKTIF HADITS (KAJIAN LIVING HADITS). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI FULL.pdf

Download (6MB) | Preview
[img] Text
HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (738kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini berjudul: “Keikutsertaan Masyarakat Muslim Meranti Pada Perayaan Festival Cian Cui Dalam Perspektif Hadis (Kajian Living Hadis)”. Salah satu tradisi budaya yang dilestarikan oleh masyarakat Tionghoa di Kepulauan Meranti adalah perayaan Cian Cui atau perayaan Dewa Bumi yang merupakan festival budaya tahunan yang dirayakan untuk memperingati hari lahir Dewa Bumi. cian cui dianggap sebagai semacam ritual atau praktik spiritual atau keagamaan. Ini terkait dengan kepercayaan tradisional Tionghoa yang melibatkan persembahan kepada leluhur atau dewa-dewi. seiring berjalannya waktu, perayaan Cian Cui turut diikuti oleh masyarakat Muslim yang tinggal di Kepulauan Meranti. Dalam penelitian ini, rumusan masalah yang penulis kemukakan yaitu Bagaimana keikutsertaan dan pelaksaan masyarakat meranti pada festival cian cui dan Bagaimana perspektif hadits memandang keikutsertaan masyarakat meranti pada festival cian cui. Jenis penelitian ini Field Research dengan metode yang digunakan kualitatif. Penulis melakukan pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian adalah: Pertama, keikutsertaan masyarakat muslim yang mengikuti kegiatan perayaan atau festival milik orang kafir dikabupaten kepulauan meranti, penulis memberikan kesimpulan bahwa keikutsertaan mereka lebih bersifat sosial dan ekonomi daripada religius. Partisipasi ini mencerminkan nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan harmoni yang telah lama tertanam dalam kehidupan masyarakat Meranti. Meskipun demikian, dari perspektif hadis, keterlibatan dalam perayaan yang berasal dari tradisi non-Muslim perlu dikaji secara lebih mendalam agar tetap sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Kedua, Hadis-hadis tentang tasyabbuh (menyerupai kaum lain) menekankan pentingnya menjaga identitas Islam dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam interaksi budaya. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tetap berhati-hati agar tidak terlibat dalam ritual keagamaan yang bertentangan dengan akidah. Namun, dalam aspek muamalah dan hubungan sosial, Islam mengajarkan sikap menghormati dan menjalin hubungan baik dengan sesama, selama tidak melanggar batasan syariat. Kata Kunci: Living hadis, Keikutsertaan Masyarakat, Festival Cian Cui.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorAdynata, -2012057701adynata@uin-suska.ac.ic
Thesis advisorWilaela, -2002086801wilaela@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Hadis
Depositing User: fushu -
Date Deposited: 30 Apr 2025 04:32
Last Modified: 30 Apr 2025 04:32
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/87718

Actions (login required)

View Item View Item