Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

TINJAUAN FIQH MUAMALAH TERHADAP JUAL BELI MANGGIS IJON DENGAN SISTEM BORONGAN (Studi Kasus di Desa Huta Tonga AB Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal)

Arif Rahman Hakim, - (2024) TINJAUAN FIQH MUAMALAH TERHADAP JUAL BELI MANGGIS IJON DENGAN SISTEM BORONGAN (Studi Kasus di Desa Huta Tonga AB Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (Skripsi Full Kecuali BAB IV)
SKRIPSI Arif Rahman Hakim Full Kecuali BAB IV.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (SKripsi Hanya BAB IV)
Skripsi Arif hnya BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (708kB)

Abstract

ABSTRAK Arif Rahman Hakim (2024): Tinjauan Fiqh Muamalah terhadap Jual Beli Manggis Ijon Dengan Sistem Borongan (Studi Desa Huta Tonga AB Kecamatan Tambangna Kabupaten Mandailing Natal) Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi adanya jual beli manggis ijon dengan sistem borongan di Desa Huta Tonga AB Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal seperti ada ketidakjelasan atau ketidaktahuan dalam jual beli manggis ijon. Pokok masalah dari penelitian ini dibagi dalam beberapa sub masalah atau pertanyaan yaity: (1) bagaimana penerapan jual beli manggis ijon dengan sistem borongan di Desa Huta Tonga AB Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal? (2) Bagaiman tinjauan Fiqh Muamalah terhadap jual beli manggis ijon dengan sistem borongan? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jual beli manggis ijon dengan sistem borongan dalam tinjauan fiqh muamalah.jenis penelitian ini adalan penelitian lapangan (field research). Sifat penelitian ini deskriptif kualitatif dengan pendekatan yang digunakan adalah: fenomenologis dan normatif. Adapun sumber data penelitian ini adalah petani dan pemborong manggis. Selanjutnya, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan penelusuran data online. Hasil pembahasan menunjukan bahwa jual beli manggis ijon dengan sistem borongan di Desa Huta Tonga AB pada petani umumnya petani menawarkan manggis kepada pemborong dan petani memberikan harga terlebih dahulu. Petani dan pemborong manggis melakukan penaksiran kuantitas dan kualitas manggis dengan cara melihat langsung ke batang pohon manggis ditempat yang berbeda dengan ukuran pohon yang besar dan kecil. Dan setelah terjadi kesepakatan manggis menjadi milik pemborong sehingga semua biaya panen dan perawatan buah manggis di tanggung oleh pemborong sebagai pemilik buah manggis tersebut. Jika ditinjaun dari segi pelaksanaan akadnya telah sesuai aturan-aturan Islam dengan merujuk pada kesesuaian rukun dan akad jual beli dalam Islam. mengenai obyek jual beli manggis ijon berdasarkan pendapat sebagian ulama masih tergolong dalam kategori gharar yang ringan yang tidak dapat dipisahkan kecuali dengan kesulitan serta merupakan praktik yang dibutuhkan masyarakat Di Desa Huta Tonga AB, Sehingga berdasarkan hal tersebut maka ghrar yang terkandung dalam jual beli manggis ijon dengan sistem borongan di Desa Huta Tonga AB dikecualikan dari hukum asal gharar, sehingga dapat disimpulkan bahwa jual beli manggis ijon dengan sistem borongan Di Desa Huta Tonga AB diperbolehkan dalam Islam. Kata Kunci: Jual Beli, Manggis Ijon Dengan Sistem Borongan, Fiqh Muamalah

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorJOHARI, -2020036401thebangjo@gmail.com
Thesis advisorZAINAL ARIFIN, -2004076501zainalarifinnn2018@gmail.com
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 21 Jul 2024 04:05
Last Modified: 21 Jul 2024 04:05
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/83006

Actions (login required)

View Item View Item