Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

Tanggungjawab Pelaku Usaha Dalam Pemasaran Minuman Berenergi Yang Mengandung Zat Berbahaya Kepada Anak-Anak di Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru

Dina Fauziah Nasution, - (2024) Tanggungjawab Pelaku Usaha Dalam Pemasaran Minuman Berenergi Yang Mengandung Zat Berbahaya Kepada Anak-Anak di Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
TANPA BAB IV.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB IV)
PEMBAHASAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (265kB)

Abstract

ABSTRAK Dina Fauziah Nasution (2024) : Tanggungjawab Pelaku Usaha Dalam Pemasaran Minuman Berenergi Yang Mengandung Zat Berbahaya Kepada Anak-Anak di Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru Dalam penelitian ini, tanggung jawab pelaku usaha didasarkan pada tanggung jawab perdata, yang berarti bahwa pelaku usaha bertanggung jawab atas kerugian yang dialami konsumen karena mengkonsumsi barang yang dibuat atau memanfaatkan jasa yang diberikannya, berdasarkan perjanjian atau kontrak. Tanggung jawab pelaku usaha didasarkan pada pertanggung jawaban produk, yaitu tanggung jawab perdata secara langsung, karena tidak ada hubungan perjanjian antara pelaku usaha (produsen dan penjual barang) dan konsumen. Fokus penelitian ini adalah tentang tanggung jawab pelaku usaha dan tindakan hukum yang dapat diambil oleh konsumen yang dirugikan oleh pemasaran minuman energi yang berbahaya kepada anak-anak di Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru. Penelitian hukum sosiologis ini dilakukan secara langsung ke lapangan untuk melakukan observasi dan wawancara, seperti mencari data yang diperlukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Bentuk tanggungjawab pelaku usaha dalam pemasaran minuman berenergi yang mengandung zat berbahaya kepada anak-anak di Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru sudah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2006 Tentang Kesehatan ii dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012. Adapun faktor penghambat pelaksanaan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009, yaitu dari pihak BBPOM Kota Pekanbaru, seperti : Sumber Daya Manusia dan Sarana dan Prasarana seperti kendaraan operasional, sedangkan hambatan dari pihak konsumen seperti : kurangnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memberantas produk minuman berenergi yang mengandung bahan berbahaya. Konsumen dapat melakukan tindakan hukum yang dirugikan atas pemasaran minuman berenergi yang mengandung zat berbahaya kepada anak-anak di Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pangan. Kata kunci : Tanggungjawab Pelaku Usaha, Pemasaran Minuman Berenergi yang Mengandung Zat Berbahaya

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorMHD. KASTULANI2009096301kastupku123@gmail.com
Thesis advisorMusrifah2010079101musrifah@uin-suska.ac.id
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 19 Jul 2024 03:05
Last Modified: 19 Jul 2024 03:05
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/82325

Actions (login required)

View Item View Item