Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

UNSUR LOKALITAS PEREMPUAN MINANGKABAU DALAM TAFSIR AL-AZHAR : STUDI SURAH AN-NISA’

ANNISA OKTAVIA, - (2024) UNSUR LOKALITAS PEREMPUAN MINANGKABAU DALAM TAFSIR AL-AZHAR : STUDI SURAH AN-NISA’. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
[img]
Preview
Text
SRIPSI LENGKAP KECUALI BAB IV.pdf

Download (7MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini membahas tentang “Unsur Lokalitas Perempuan Minangkabau dalam Tafsir Al-Azhar : Studi Surah An-Nisa’”. Unsur lokalitas merupakan dimensi Dimana di dalamnya memiliki berbagai unsur yang terhubung dengan keadaan atau kondisi suatu tempat dan lokalitas yang terdapat dalam tafsir merupakan suatu gambaran mengenai latar, dialek, adat istiadat, cara berpakaian, cara merasa, dan lain sebagainya yang khas dari suatu daerah dalam menafsirkan al-Qur’an. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penafsiran Buya Hamka terhadap ayat-ayat yang terkait perempuan Minangkabau pada surah an-Nisa’ dan bagaimana unsur lokalitas dalam tafsir al-Azhar pada surah an-Nisa’ menurut Buya Hamka. Penelitian ini bersifat kepustakaan (library research) dan metodologi yang digunakan adalah metode tahlili (analisis) dengan pendekatan kualitatif fenomologi (phenomenology). Hasil penelitian ini adalah Dalam ayat-ayat yang dipaparkan, dapat dilihat unsur lokalitas dalam penafsiran Buya Hamka terkait pada perempuan suku Minangkabau dalam surah an-Nisa’. Pada ayat 3, dipaparkan bahwa dahulu poligami berkembang pesat di Minangkabau akan tetapi saat ini telah berkurang banyak. Pada ayat 11-14, dijelaskan bahwa kewarisan di Minangkabau menggunakan dua sistem kewarisan yaitu secara faraidh untuk harato randah dan secara adat untuk harato tinggi. Pada ayat 19-21, Buya Hamka menafsirkan ayat tersebut dengan mengambil fenomena seorang istri di Minangkabau yang diceraikan karena suaminya telah memiliki perempuan lain. Dan pada ayat 34, Buya Hamka menjelaskan tafsirannya dengan mencontohkan keputusan terhadap harato suarang yang mana dalam mengambil keputusan tetaplah ada di tangan suami selama itu benar

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorJANI ARNI2017010201Jani.arni@dosen.uin-suska.ac.id
Thesis advisorFATMAH TAUFIK HIDAYAT2011088702fatmah.taufik.hidayat@uin-suska.ac.id
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: fushu -
Date Deposited: 18 Jul 2024 05:03
Last Modified: 18 Jul 2024 05:05
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/82312

Actions (login required)

View Item View Item