Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

LARANGAN SUKU BUGIS MENIKAH DENGAN SUKU LAIN DI KELURAHAN PULAU KIJANG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR TINJAU MENURUT HUKUM ISLAM

ABD. AZIS, - (2021) LARANGAN SUKU BUGIS MENIKAH DENGAN SUKU LAIN DI KELURAHAN PULAU KIJANG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR TINJAU MENURUT HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (632kB)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Larangan (femmali) adat pernikahan Bugis dan suku yang lain adalah pernikahan yang sangat dilarang keras khusunya Suku Bugis kepada anak-anak dan cucu mereka untuk memilih calon istri dan suami yang bersuku melayu, ada beberapa anggapan apabila pernikahan tersebut di langgar karena anggapan mereka ketika Suku Bugis menikah dengan suku yang lain akan mendapatkan kesulitan dalam kehidupan rumah tangga mereka, musibah, dan keluarga mereka mengkucilkan, yaitu di fa‟bici (dikucilkan) dan ada juga diantara mereka tidak menganggap sebagai anak dari keturunan mereka. Larangan keras ini sangat keras khususnya Suku Bugis yang memiliki darah bugis Boswa (bugis bone, bugis soppeng, dan bugis wajo,). Menurut mereka larangan adat pernikahan Suku Bugis dengan suku yang lain yang ada RT 002 RW 003 Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, suatu tradisi yang harus selalu di ikuti karena ini merupakan adat dari nenek Moyang mereka. Dan suatu yang harus diyakini dan ditaati oleh masyarakat yang besuku Bugis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pandangan tokoh Masyarakat serta pandangan Hukum Islam mengenai larangan adat Suku Bugis menikah dengan suku yang lain. yang berada Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini termasuk penelitian lapangaan (Field research), metode dalam pengumpulan data penelitian ini adalah dilakukan dengan metode observasi, Wawancara, dan di tambah dengan buku-buku yang yang ada hubungannya dengan penelitian ini. Menurut tinjauan Hukum Islam, larangan adat Suku Bugis menikah dengan suku yang lain sangatlah bertentangan dengan syara‟ karena tidak ada nash yang mengatakan bahwa terlarangnya suatu pernikahan karena larangan adat. Larangan adat ini di Haramkan karena sangat tidak sesuai dengan ketentuan agama islam yang melarang pernikahan karena adat. Serta larangan juga dapat merusak hubungan silaturahmi antar suku dan putusnya hubungan silaturahmi serta menimbulkan kesalah pahaman dalam berbangsa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: fasih -
Date Deposited: 13 Aug 2021 00:23
Last Modified: 13 Aug 2021 00:23
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/54394

Actions (login required)

View Item View Item