Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KONTEKSTUALISASI ‘ABÃSA DALAM EKSPRESI WAJAH PERSPEKTIF PSIKOLOGI (Studi Analisis Tafsĩr Tematik)

NUR VICKY, - (2020) KONTEKSTUALISASI ‘ABÃSA DALAM EKSPRESI WAJAH PERSPEKTIF PSIKOLOGI (Studi Analisis Tafsĩr Tematik). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img] Text
BAB I- BAB V..pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (668kB)

Abstract

Nur Vicky, Kontekstualisasi ‘Abâsa dalam Ekspresi Wajah Perspektif Psikologi (Studi Analisis Tafsĩr Tematik) Problematika rendahnya pengetahuan masyarakat akan makna ‘Abâsa dalam al-Qur’ân akan menyebabkan kesalahfahaman karena ‘Abâsa/masam muka tidak hanya dilakukan oleh orang kafir, tetapi Rasûlullah juga pernah melakukannya. Mengetahui penafsĩran ‘Abâsa merupakan solusi yang tepat untuk mencegah kesalahfahaman. Penelitian yang berjudul “Kontekstualisasi ‘Abâsa dalam Ekspresi Wajah Perspektif psikologi (Studi Analisis Tafsir Tematik)” ini, bertujuan untuk menjawab pertanyaan dari permasalahan. 1. Bagaimana pendapat para Mufassir mengenai ‘Abâsa dalam al-Qur’ân?. 2. Bagaimana kontektualisasi ‘Abâsa dalam ekspresi wajah perspektif psikologi? Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan atau bahan-bahan bacaan untuk mencari pendapat para ahli tafsĩr dan ahli psikologi. Kemudian dianalisis untuk mencapai tujuan. Metode yang digunakan adalah mawdhu’i atau tematik Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa: 1. Para mufassir menjelaskan makna ‘Abâsa adalah bermasam muka, tetapi masam muka dalam ketiga surah berbeda-beda. Dalam tafsir klasik, menggunakan periwayatan-periwayatan dalam menjelaskan makna ‘Abâsa, sedangkan dalam tasir kontemporer tidak menggunakan riwayat-riwayat. 2. Kontekstualisasi ‘Abâsa dalam ekspresi wajah menggambarkan bahwa: Apabila seseorang marah maka hatinya akan kesal, jengkel, merasa tidak senang, juga merasa terganggu. Sehingga menyebabkan mengerutnya bagian dahi dan bermasam muka sebagaimana dalam surah al-Muddatsîr/22 dan Q. S 'Abâsa /1. Selanjutnnya, jika seseorang mengalami ketakutan maka wajahnya menjadi pucat, jantungnya berdebar-debar, air liur mengering dan terkadang mengeluarkan ekspresi masam muka dan keringat bercucuran sebagaimana yang tergambar dalam Q. S al-Insan/10.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: fushu -
Date Deposited: 13 Jul 2020 03:16
Last Modified: 13 Jul 2020 03:17
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/28106

Actions (login required)

View Item View Item