Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PEMBAGIAN WARISAN KEPADA ISTRI YANG DINIKAHI SECARA JUJURAN SERTA TIDAK MEMILIKI ANAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM WARIS ISLAM (Study Kasus di Desa Lubuk Betung Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu)

ZIL ASRORI, - (2026) PEMBAGIAN WARISAN KEPADA ISTRI YANG DINIKAHI SECARA JUJURAN SERTA TIDAK MEMILIKI ANAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM WARIS ISLAM (Study Kasus di Desa Lubuk Betung Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
ilovepdf_merged-1-1_removed - Zil Asrori.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
ilovepdf_merged-1-1-80-111 - Zil Asrori.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (622kB)
[img]
Preview
Text (PERNYATAAN PUBLIKASI)
IMG - Zil Asrori.pdf - Published Version

Download (636kB) | Preview

Abstract

"ABSTRAK Nama : Zil Asrori Prodi : Hukum Keluarga Islam (Ihwal Syakhshiyyah) Judul : Pembagian Harta Warisan Kepada Istri yang Dinikahi Secara Jujuran dan Tidak Memiliki Anak (Study Kasus Di Desa Lubuk Betung Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu) Mengemukakan adat jujuran dalam pernikahan, Serta sampai meninggal belum dikaruniai seorang anak, maka pihak saudara dari almarhum menuntut pembagian harta warisan secara syari’at islam, sementara pihak istri ingin diselesaikan dengan kesepakatan bersama, adapun tujuan penelitian ini: 1) Untuk mengetahui sistem pembagian hak waris istri yang tidak memiliki anak di desa Lubuk Betung. 2) Untuk mengetahui sistem pembagian hak waris istri yang dinikahi secara jujuran di Desa Lubuk Betung. 3) Untuk Mengetahui analisis hukum waris islam terhadap pembagian waris pada istri yang dinikahi secara jujuran serta tidak memiliki anak di Desa Lubuk Betung. Riset ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun temuan dalam riset ini adalah: Saudara dan saudari kandung almarhum, dalam ingin pembagian harta warisan ini dituntaskan secara syari’at islam. Sedangkan pendapat istri almarhum beliau tidak terima jika pembagian harta warisan dibagikan dengan tuntunan agama, sebab jika dibagi maka beliau yang tidak memiliki anak tentunya hanya mendapatkan ¼ % dari harta warisan. Maka solusinya pembagian warisan dibagi secara kesepakatan bersama, pernikahan secara jujuran tidak menjadi tuntutan bagi saudara laki-laki almarhum agar penyelesaian masalah ini diselesaikan secara hukum islam, Maka pembagian warisan secara kesepakatan bersama atau hukum adat atau kekeluargaan tidaklah bertentangan dengan hukum Islam asalkan dalam pelaksanaannya tetap menjadikan ketentuan ilmu fara’idh sebagai acuan. Kata Kunci : Istri, Jujuran, Tidak Memiliki Anak"

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorErman, -2017127501erman@uin-suska.ac.id
UNSPECIFIEDAde Fariz Fahrullah, -2012116701af.fahrullah@uin-suska. ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: Ayu - Apriliani
Date Deposited: 28 Apr 2026 07:12
Last Modified: 28 Apr 2026 07:12
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93510

Actions (login required)

View Item View Item