-, DESWITA PUTRI MAHARANI (2026) HUBUNGAN FAMILY QUALITY OF LIFE DENGAN PERILAKU SELF INJURY PADA SISWA SMAN DI KOTA PEKANBARU. Skripsi thesis, Uin Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI DESWITA PUTRI MAHARANI - TANPA BAB HASIL - Deswita Putrimaharani.pdf - Published Version Download (9MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI DESWITA PUTRI MAHARANI - BAB HASIL - Deswita Putrimaharani.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (713kB) |
||
|
Text (PERNYATAAN PUBLIKASI)
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI - Deswita Putrimaharani.pdf - Published Version Download (300kB) | Preview |
Abstract
HUBUNGAN FAMILY QUALITY OF LIFE DENGAN PERILAKU SELF INJURY PADA SISWA SMAN DI KOTA PEKANBARU Deswita Putri Maharani Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau deswitapoemaharani@gmail.com ABSTRAK Fenomena self-injury pada remaja, terutama di kalangan siswa SMA, menjadi salah satu masalah yang perlu mendapat perhatian serius. Salah satu faktor yang berperan dalam munculnya perilaku tersebut adalah kualitas hidup keluarga. Ketika kualitas hidup keluarga rendah ditandai dengan komunikasi yang kurang efektif antara orang tua dan anak, minimnya dukungan emosional, serta ketidakstabilan kesejahteraan keluarga remaja dapat mengalami tekanan emosional yang semakin berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Family Quality of Life dan perilaku self-injury pada siswa SMA di Kota Pekanbaru. Subjek penelitian berjumlah 332 siswa yang diperoleh melalui teknik non probality purposive sampling dari SMAN X Pekanbaru dan SMAN Y Pekanbaru. Instrumen yang digunakan meliputi NSSI-AT yang diadaptasi dari Whitlock (2014) serta skala Family Quality of Life yang disusun berdasarkan aspek-aspek FQoL dari Beach Center Family Quality of Life Scale: Indonesian Version. Analisis data menggunakan teknik partial least square- structural equation modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS 3.0. hasil menunjukkan bahwa Family Quality of Life berpengaruh signifikan dengan nilai (0) sebesar -0.341 dengan p-value 0.000 < 0.05, yang artinya di mana semakin rendah kualitas hidup keluarga yang dirasakan siswa, semakin tinggi kecenderungan mereka melakukan self-injury. Temuan ini juga menunjukkan bahwa kualitas hidup keluarga tidak hanya berperan dalam pembentukan kesejahteraan emosional remaja, tetapi juga sebagai faktor protektif penting dalam mencegah perilaku menyakiti diri. Kata Kunci: Family Quality of Life, Self-Injury, Remaja, Kesehatan Mental
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi | ||||||||
| Depositing User: | Gusneli - | ||||||||
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 02:00 | ||||||||
| Last Modified: | 27 Jan 2026 02:00 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92916 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
