-, VINGKY DINDA ANGGRIANI (2026) HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN SELF-INJURY PADA REMAJA: SELF-COMPASSION SEBAGAI MEDIATOR. Skripsi thesis, Uin Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (BAB GABUNGAN)
skripsi_vingkyyyyy - TANPA BAB HASIL_compressed - VINGKY DINDA ANGGRIANI FPSI S1.pdf - Published Version Download (7MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
skripsi_vingkyyyyy - BAB HASIL - VINGKY DINDA ANGGRIANI FPSI S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (664kB) |
||
|
Text (PERNYATAAN PUBLIKASI)
PUBLIKASI - VINGKY DINDA ANGGRIANI FPSI S1.pdf - Published Version Download (511kB) | Preview |
Abstract
HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN SELF-INJURY PADA REMAJA: SELF-COMPASSION SEBAGAI MEDIATOR Vingky Dinda Anggriani Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau vingkydindaanggriani@gmail.com ABSTRAK Fenomena self-injury di kalangan remaja terutama siswa/siswi Sekolah Menengah Atas, menjadi perhatian di bidang kesehatan mental. Salah satu faktor yang berperan adalah tingkat religiusitas. Agama memainkan peran penting dalam membantu individu mengelola stres. Ajaran agama memberikan arahan, dukungan, dan harapan. Ketika religiusitas diiringi dengan belas kasih diri (self-compassion), maka individu dapat menerima kekurangan dan dapat memberikan kelembutan terhadap diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan self-injury pada siswa/siswi di Indragiri Hulu, dengan self-compassion sebagai mediator. Subjek penelitian ini berjumlah 255 siswa/siswi yang dipilih melalui teknik non probability purposive sampling . Alat ukur yang digunakan yaitu NSSI_AT, The Centrality of Religiosity Scale (CRS ) dan Self-compassion Scale (SCS). Analisis data menggunakan teknik Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara religiusitas dengan self-injury tidak berpengaruh signifikan dengan nilai P 0,758 > 0.05, namun religiusitas berpengaruh signifikan dengan self-compassion dengan nilai P 0.000 < 0.05 dan self-compassion juga tidak berpengaruh terhadap self-injury dengan nilai P 0.073 > 0.05 dan hubungan religiusitas dengan self-injury juga tidak berpengaruh signifikan ketika diuji dalam model mediasi dengan nilai P 0.094, > 0.05. Artinya, self-compassion tidak berperan sebagai mediator dalam hubungan antara religiusitas dengan self-injury. Penelitian ini menunjukkan bahwa religiusitas tidak langsung menurunkan self-injury pada remaja. Meski begitu, self-compassion tetap penting karena dapat meningkatkan religiusitas. Namun, self-compassion pada remaja belum cukup kuat untuk berfungsi sebagai mekanisme yang menekan perilaku self-injury. Kata Kunci: Self-injury, Religiusitas, Self-compassion, remaja
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi | ||||||||
| Depositing User: | Gusneli - | ||||||||
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 07:25 | ||||||||
| Last Modified: | 26 Jan 2026 07:25 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92882 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
