CINTA DWI OLY KHAISAFA, - (2026) HUBUNGAN ANTARA KEBERFUNGSIAN KELUARGA DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA REMAJA DI MAN X PEKANBARU. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
GABUNGAN SKRIPSI KECUALI BAB HASIL - Cinta Dwi Oly Khaisafa Psikologi.pdf - Published Version Download (8MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB HASIL - Cinta Dwi Oly Khaisafa Psikologi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN PUBLIKASI - Cinta Dwi Oly Khaisafa Psikologi.pdf - Updated Version Download (395kB) | Preview |
Abstract
HUBUNGAN ANTARA KEBERFUNGSIAN KELUARGA DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA REMAJA DI MAN X PEKANBARU Cinta Dwi Oly Khaisafa Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Email: cintaakhaisafa15@gmail.com ABSTRAK Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional, dan sosial, sehingga remaja rentan mengalami berbagai masalah psikologis yang dapat menurunkan psychological well-being pada remaja. Salah satu faktor yang berperan penting dalam mendukung psychological well-being remaja adalah keberfungsian keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara keberfungsian keluarga dengan psychological well-being pada remaja di MAN X Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Subjek penelitian berjumlah 236 siswa MAN X Pekanbaru yang terdiri dari kelas X dan XI. Metode pengumpulan data menggunakan skala Ryff’s Psychological Well-Being Scale versi 18 aitem dan McMaster of Family Functioning versi 12 aitem. Analisis data menggunakan uji korelasi pearson product moment. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara keberfungsian keluarga dengan psychological well-being pada remaja di MAN X Pekanbaru dengan nilai sig. sebesar 0,000 (p<0,05) dan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,664. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat keberfungsian keluarga, maka semakin tinggi juga psychological well-being remaja. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya peran keluarga dalam mendukung psychological well-being remaja. Oleh karena itu, penguatan fungsi keluarga dapat menjadi strategi preventif dalam mendukung kesehatan mental remaja. Kata kunci: psychological well-being, keberfungsian keluarga, remaja
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi | ||||||||
| Depositing User: | Ms. Rina Amelia - | ||||||||
| Date Deposited: | 23 Jan 2026 05:23 | ||||||||
| Last Modified: | 23 Jan 2026 05:23 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92696 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
