SILVIANA, - (2026) KETAHANAN KELUARGA PADA ISTRI PASANGAN PERNIKAHAN JARAK JAUH PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM: STUDI DI KABUPATEN BENGKALIS. Thesis thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
BAB GABUNGAN - Silviana.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV - Silviana.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (809kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN - Silviana.pdf - Published Version Download (96kB) | Preview |
Abstract
Fenomena pernikahan jarak jauh (long distance marriage) di Pulau Bengkalis menunjukkan adanya pembagian peran yang tidak seimbang antara suami dan istri. Dalam praktiknya, suami umumnya berada di luar daerah atau luar negeri untuk bekerja, sementara istri menetap di rumah bersama anak-anak dan menjalankan kehidupan keluarga secara langsung. Kondisi ini menyebabkan beban ketahanan keluarga secara praktis lebih banyak dipikul oleh istri, sehingga ketahanan istri menjadi isu yang sangat penting untuk dikaji secara khusus. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis faktor yang memengaruhi, merumuskan strategi ketahanan keluarga pada istri pasangan pernikahan jarak jauh dan mendeskripsikan tinjauan hukum islam terhadap penerapan ketahanan keluarga pada istri pernikahan jarak jauh di Kabupaten Bengkalis. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field resealrch). Pendekatan yalng digunakan dalalm penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitaltif. Karena dengan pendekatan ini dapat membantu peneliti menjelaskan peristiwa-peristiwa yang dihadapi dilapangan, juga dapat membantu peneliti berinteraksi langsung dengan dengan subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan keluarga pada istri pernikahan jarak jauh di Kabupaten Bengkalis tidak hanya ditentukan oleh jarak, tetapi lebih pada bagaimana istri dan keluarga mengelola komunikasi, kepercayaan, kesabaran, ekonomi, dan dukungan sosial. Dengan niat yang baik, pemahaman agama, serta dukungan dari keluarga dan lingkungan, pernikahan jarak jauh tetap bisa bertahan dan harmonis. ketahanan keluarga pada istri pasangan pernikahan jarak jauh di Pulau Bengkalis dibangun melalui beberapa strategi, antara lain: menjaga komunikasi yang intensif, memperkuat kepercayaan dan komitmen, melaksanakan kewajiban agama secara konsisten, serta membangun kemandirian dalam mengurus rumah tangga dan mendidik anak-anak. Dalam perspektif hukum keluarga Islam, pernikahan jarak jauh tidak bertentangan dengan syariat selama hak dan kewajiban suami istri tetap dilaksanakan dan nilai-nilai sakinah, mawaddah, dan rahmah tetap dijaga. Dengan demikian, ketahanan keluarga pada istri pernikahan jarak jauh dapat terwujud apabila pasangan berpegang pada ajaran Islam serta saling mendukung dalam menghadapi tantangan rumah tangga. Kata Kunci : Ketahanan keluarga, pernikahan jarak jauh, hukum keluarga Islam
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Program Pascasarjana > S2 > Hukum Keluarga | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr Eko Syahputra | ||||||||||||
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 08:55 | ||||||||||||
| Last Modified: | 20 Jan 2026 08:55 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92433 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
