MUHAMMAD DZUL ‘ADLI AL-FARUQI, - (2026) HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DAN RELIGIUSITAS DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA SISWA SMAN 10 PEKANBARU. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI MUHAMMAD DZUL ‘ADLI AL-FARUQI - TANPA BAB HASIL - MUHAMMAD DZULADLI AL-FARUQI FPSI S1.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI MUHAMMAD DZUL ‘ADLI AL-FARUQI - BAB HASIL - MUHAMMAD DZULADLI AL-FARUQI FPSI S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (301kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
Lembar persetujuan publikasi (ADLI) - MUHAMMAD DZULADLI AL-FARUQI FPSI S1.pdf - Published Version Download (342kB) | Preview |
Abstract
HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DAN RELIGIUSITAS DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA SISWA SMAN 10 PEKANBARU Muhammad Dzul ‘Adli Al-Faruqi Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau dzuladli06@gmail.com ABSTRAK Perilaku agresif pada siswa SMA masih sering ditemukan dalam bentuk agresi verbal maupun fisik yang dapat berdampak negatif terhadap hubungan sosial serta proses pembelajaran di sekolah. Faktor psikologis yang diduga berperan dalam kecenderungan munculnya perilaku agresif adalah kematangan emosi serta religiusitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dan religiusitas dengan perilaku agresif pada siswa SMAN 10 Pekanbaru.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 260 siswa kelas X dan XI yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Skala Perilaku Agresif, Skala Kematangan Emosi, dan Skala Religiusitas. Analisis data dilakukan menggunakan regresi berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan terdapat hubungan yang signifikan antara kematangan emosi dan religiusitas dengan perilaku agresif (R = 0,396; p < 0,05). Nilai R² sebesar 0,156 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 15,6% terhadap variasi perilaku agresif siswa. Secara parsial, kematangan emosi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku agresif (β = -0,792; p < 0,05), yang berarti semakin tinggi kematangan emosi siswa maka semakin rendah kecenderungan perilaku agresifnya. Sementara itu, religiusitas tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap perilaku agresif (β = 0,066; p > 0,05). Ketidaksignifikanan tersebut diduga karena religiusitas yang terukur lebih merepresentasikan praktik dan kepatuhan normatif terhadap ajaran agama, sehingga belum sepenuhnya mencerminkan internalisasi nilai keimanan yang berperan dalam pengendalian emosi dan perilaku agresif.Temuan ini menegaskan bahwa kematangan emosi memiliki peran penting dalam menekan perilaku agresif pada remaja dan dapat menjadi dasar bagi sekolah, khususnya layanan bimbingan dan konseling, dalam merancang program penguatan regulasi emosi siswa. Kata Kunci: kematangan emosi, religiusitas, perilaku agresif, siswa SMA
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi | ||||||||
| Depositing User: | Ms. Rina Amelia - | ||||||||
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 07:39 | ||||||||
| Last Modified: | 20 Jan 2026 07:43 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92418 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
