Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

ANALISIS QIRĀ’AT ḤAFṢ ‘AN ‘ĀSIM PADA TAFSIR NUSANTARA (Studi Komparatif Antara Kitab Turjumān al-Mustafīd Dan Al-Ibrīz )

ADHENUR UNAISYAH, - (2025) ANALISIS QIRĀ’AT ḤAFṢ ‘AN ‘ĀSIM PADA TAFSIR NUSANTARA (Studi Komparatif Antara Kitab Turjumān al-Mustafīd Dan Al-Ibrīz ). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text (Bab Gabungan)
FILE LENGKAP KECUALI HASIL PENELITIAN (BAB IV) - Unaisyah Adhenur_.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (Bab Hasil)
FILE HASIL PENELTIIAN (BAB IV) - Unaisyah Adhenur_.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (771kB)
[img]
Preview
Text (Pernyataan)
PUBLIKASI - Unaisyah Adhenur_.pdf - Published Version

Download (102kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan penggunaan ilmu qirā’at dalam dua karya tafsir monumental Nusantara, yaitu Turjumān al-Mustafīd karya Syekh Syekh Abdurra’uf al-Singkili dan Al-Ibrīz karya KH. Bisri Musthofa, khususnya pada Surah Al-Baqarah ayat 1–10. Isu utama yang dikaji adalah peran qirā’at sebagai disiplin kunci dalam interpretasi makna Al-Qur’an dan bagaimana ulama Nusantara mengkontekstualisasikannya sesuai dengan kebutuhan lokal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) komparatif. Data primer dianalisis melalui metode muqāran (perbandingan) terhadap teks kedua kitab tafsir, sementara data sekunder diperoleh dari literatur tentang tafsir Nusantara dan ilmu qirā’at. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara literal, kedua mufasir sama-sama berpegang teguh pada riwayat Qirā’at Ḥafṣ ‘an ‘Āṣim, yang merupakan bacaan dominan di dunia Islam dan Nusantara, sehingga tidak ditemukan perbedaan signifikan dalam variasi bacaan fonetik pada ayat 1–10 Surah Al-Baqarah. Perbedaan yang mendasar terletak pada corak penafsiran, pendekatan dakwah, dan konteks budaya. Turjumān al-Mustafīd, yang berbahasa Melayu Jawi, merepresentasikan tafsir bi al-ma’tsūr dengan nuansa teologis dan sufistik yang fokus pada pendalaman akidah. Sementara itu, Al-Ibrīz, yang berbahasa Jawa Pegon, mencerminkan tafsir bi al-ra’y dengan pendekatan edukatif, komunikatif, dan populer yang bertujuan mendekatkan pesan Al-Qur’an pada realitas sosial masyarakat Jawa abad ke-20. Kesamaan dalam pemilihan Qirā’at Ḥafṣ menunjukkan komitmen terhadap otentisitas tekstual, sementara perbedaan gaya penafsiran menegaskan kebijaksanaan ulama Nusantara dalam menjaga keseimbangan antara keilmuan tekstual dan kontekstualisasi untuk kepentingan dakwah. Kata Kunci: Qirā’at, Turjumān al-Mustafīd, Al-Ibrīz, Tafsir Nusantara, Komparatif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorKhairunnas Jamal, -2005117301KhairunnasJamal@uin-suska.ac.id
Thesis advisorSuja’I Sarifandi, -2005037001Suja’ISarifandi@uin-suska.ac.id
Subjects: 200 Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: Mr. doni s
Date Deposited: 15 Jan 2026 03:59
Last Modified: 15 Jan 2026 03:59
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92259

Actions (login required)

View Item View Item