Tri Niza, - (2025) KONSEP AKHLAK IBN MISKAWAIH DALAM KITAB TAHDZIB AL-AKHLAK DAN RELEVANSINYA TERHADAP AKHLAK SANTRI AKHIR DI PONDOK MODERN AL JAUHAR DURI, KABUPATEN BENGKALIS, PROVINSI RIAU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Gabungan)
GABUNGAN KECUALI BAB IV - TRI NIZA Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (Hasil)
bab iv - TRI NIZA Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (896kB) |
||
|
Text (Pernyataan)
img496 - TRI NIZA Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version Download (124kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini membahas Konsep Akhlak Menurut Ibn Miskawaih dalam Kitab Tahdzib al-Akhlak serta Relevansinya terhadap Pembinaan Akhlak Santri Akhir di Pondok Modern Al-Jauhar Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau. Ibn Miskawaih merupakan tokoh filsafat Islam klasik yang memandang bahwa akhlak bukanlah sifat bawaan, melainkan dapat dibentuk melalui latihan dan pembiasaan. Ia menekankan pentingnya keseimbangan jiwa dan perlunya pengarahan eksternal untuk membentuk akhlak yang mulia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konsep akhlak dalam pandangan Ibn Miskawaih serta menganalisis relevansinya dengan sistem pembinaan akhlak yang diterapkan kepada santri akhir di Pondok Modern Al-Jauhar. Penelitian ini menggunakan metode Field Research kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah santri akhir, ustadz dan ustazah bagian pengasuhan, serta pimpinan pondok. Objek penelitian ini adalah pembinaan akhlak santri akhir, yang mencakup aspek disiplin, tanggung jawab, keteladanan, pengendalian diri, dan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari santri di pondok. Konsep akhlak yang dibahas dalam Tahdzib al-Akhlak seperti pentingnya mujahadah (melawan hawa nafsu), keseimbangan jiwa (antara akal, nafsu, dan amarah), serta pembiasaan perbuatan baik, ditemukan secara nyata dalam proses pendidikan dan pengasuhan santri di Al-Jauhar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep akhlak Ibn Miskawaih sangat relevan dengan sistem pembinaan yang diterapkan di Pondok Modern Al-Jauhar. Hal ini terlihat dari praktik pembiasaan ibadah, pembentukan karakter melalui keteladanan, pengawasan perilaku, dan pelatihan tanggung jawab yang diterapkan kepada santri akhir. Para pengasuh menggunakan pendekatan yang bersifat pembinaan, bukan hukuman, dan mendorong santri untuk membentuk akhlak secara sadar melalui pengendalian diri dan latihan jiwa. Dengan demikian, nilai-nilai yang terkandung dalam pemikiran akhlak Ibn Miskawaih dapat dijadikan acuan dalam memperkuat sistem pembinaan akhlak di lingkungan pesantren, khususnya bagi santri tingkat akhir yang akan menjadi representasi dari hasil pendidikan karakter di pondok. Kata Kunci: Akhlak, Ibn Miskawaih, Tahdzib al-Akhlak, Santri Akhir, Pondok Modern Al-Jauhar, Pembinaan Akhlak
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Aqidah dan Filsafat | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||||||
| Date Deposited: | 16 Jul 2025 07:20 | ||||||||||||
| Last Modified: | 16 Jul 2025 07:20 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90302 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
