MUHAMMAD FITRI, - (2025) MODERASI BERAGAMA DALAM TAFSIR SUFISTIK DAN RELEVANSINYA DENGAN KONSEP MODERASI BERAGAMA KEMENTERIAN AGAMA RI. Thesis thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
TESIS ok M. fitri - muhamamd fitri.pdf - Published Version Download (9MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
TESIS ok M. fitri bab IV - muhamamd fitri.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
CamScanner 07-07-25 08.11 - muhamamd fitri.pdf - Published Version Download (503kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri akar-akar teologis dari konsep moderasi beragama melalui pendekatan tafsir sufistik, serta menganalisis relevansinya dengan kerangka moderasi beragama yang dirumuskan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Tiga karya tafsir yang menjadi objek kajian meliputi Ruh alMa‘ani fi Tafsir al-Qur’an al-‘Azim wa al-Sab‘i al-Matsani karya Shihab al-Din al-Sayyid Mahmud al-Alusi (1217–1270 H), Lata’if al-Isharat karya ‗Abd alKarim ibn Hawazin al-Qushayri (w. 465 H), dan Tafsir al-Azhar oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka, 1908–1981). Fokus kajian diarahkan pada tiga ayat kunci yang mencerminkan prinsip-prinsip moderasi beragama, yaitu QS. AlBaqarah [2]:143, QS. Yunus [10]:99, dan QS. Al-Nahl [16]:125. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis dalam kerangka penelitian kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran ketiga mufassir tersebut, baik klasik maupun modern, menyuguhkan fondasi teologis yang kuat dalam mendukung moderasi beragama. Seluruhnya menolak segala bentuk ekstremisme dan kekerasan dalam beragama, menekankan prinsip keseimbangan dalam berkeyakinan dan berperilaku, serta menjunjung tinggi kebebasan beragama. Selain itu, metode dakwah yang ditawarkan bersifat bijaksana, edukatif, dan akomodatif terhadap keragaman budaya. Penemuan ini menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi beragama sebagaimana dirumuskan oleh Kementerian Agama RI memiliki legitimasi teologis yang kuat dalam khazanah tafsir Islam, dan sejalan dengan semangat keberagamaan yang damai, Islam yang rahmatan lil ‘alamin, serta komitmen terhadap NKRI dan Pancasila sebagai fondasi kebangsaan. Kata kunci: Moderasi Beragama, Kementerian Agama, Tafsir Sufistik
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Program Pascasarjana > S2 > Hukum Keluarga | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr Eko Syahputra | ||||||||||||
| Date Deposited: | 07 Jul 2025 03:52 | ||||||||||||
| Last Modified: | 07 Jul 2025 03:52 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89475 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
