Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PROSES PERKEMBANGAN EMBRIO DALAM AL-QUR’AN DAN RELEVANSINYA DENGAN KELAINAN KONGENITAL (Kajian Tafsir Ilmi)

RIDWAN HABIB. NST, - (2025) PROSES PERKEMBANGAN EMBRIO DALAM AL-QUR’AN DAN RELEVANSINYA DENGAN KELAINAN KONGENITAL (Kajian Tafsir Ilmi). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGRI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB IV.pdf

Download (4MB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini membahas mengenai proses perkembangan embrio dalam al-Qur’an dan relevansinya dengan kelainan kongenital. Embrio merupakan makhluk yang sedang dalam tingkat tumbuh dalam kehamilan dari minggu kedua sampai minggu kedelapan kehamilan. Terdapat 5 (lima) ayat al-Qur’an yang digunakan yaitu surat al-Hajj ayat 5, surat al-Mu’minun ayat 12-14 dan surat Ghafir ayat 67. Skripsi ini mengkaji pandangan mufassir (Thantawi Jauhari, Fakhrudin ar-Razi, dan Kemenag RI) terhadap proses perkembangan embrio dan mengaitkannya dengan kelainan kongenital (cacat bawaan). Penelitian ini bersifat penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan cara kerja metode tafsir tematik (maudhu’i) dan disajikan dengan teknik analisis, yaitu dengan menjelaskan ayat perayat dengan merujuk pada al-Qur’an sebagai data primer dan buku-buku literatur yang berkaitan sebagai data sekunder. Proses perkembangan embrio meliputi: nuthfah (setetes air mani), ‘alaqah (segumpal darah), mudhghah (segumpal daging), al-‘Izam (tulang), lahm (daging) dan khalqan akhar (penciptaan yang lain). Pada firman Allah surat al-Hajj ayat 5 terdapat tambahan redaksi yaitu: “sempurna dan tidak sempurna penciptaannya”. Sedangkan pada ayat lainnya tidak terdapat penjelasan tersebut. Ini menunjukkan terdapat suatu hal yang terjadi pada tahap diferensiasi, terdapat organ-organ yang berkembang tidak bersamaan, sehingga menimbulkan kecacatan pada struktural maupun fungsional tubuh. Faktor-faktor penyebab terjadinya kelainan kongenital yaitu: genetik dan kromosom, mekanis, rahim, nutrisi, anemia, infeksi, obatobatan, usia orang tua dan lingkungan. Lalu upaya pencegahan kelainan kongenital yang pertama adalah nutrisi ibu yang cukup dan makanan yang baik (halalan thayyiban) serta lingkungan yang sehat ketika mengandung dan saat menyusui.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSYAMRUDDIN, -2023035801Syamruddin.nst@uin-suska.ac.id
Thesis advisorMUHAMMAD ARRAFIE ABDUH, -2010075801Arrafie.abduh@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: fushu -
Date Deposited: 26 May 2025 07:58
Last Modified: 26 May 2025 07:58
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88203

Actions (login required)

View Item View Item