MANAJEMEN PEMASARAN WISMA SYARI’AH GRAHA AZ-ZAHRA PEKANBARU DALAM MENINGKATKAN TINGKAT HUNIAN KAMAR (Suatu Tinjauan Ekonomi Syari’ah)

Syamruddin Pulungan, (2014) MANAJEMEN PEMASARAN WISMA SYARI’AH GRAHA AZ-ZAHRA PEKANBARU DALAM MENINGKATKAN TINGKAT HUNIAN KAMAR (Suatu Tinjauan Ekonomi Syari’ah). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (135kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (104kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (52kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (129kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (136kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (17kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (10kB) | Preview

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini bahwa, setiap perusahaan pasti ingin memperoleh keuntungan dan mendapat berkah dari yang Maha Kuasa. Ratarata tingkat hunian kamar hotel di Indonesia berkisar 60-70% tiap tahunnya, tergantung pada kondisi ekonomi, politik, dan keamanan dimana lokasi berada. Wisma Syari’ah Graha Az-zahra dalam realisasinya baru mencapai 5-10 kamar setiap harinya, kecuali hari-hari tertentu seperti libur mingguan atau libur panjang bisa mencapai 10-15. Hal ini manunjukkan bahwa hasil penjualan Wisma Syari’ah Garaha Az-zahra Pekanbaru belum mencapai standar dari rata-rata tingkat hunian kamar hotel di indonesia. Permasalahan dalam penelitian adalah, bagaimana manajemen pemasaran Wisma syari’ah Graha Az-zahra Pekanbaru dalam meningkatkan tingkat hunian kamar, dan apa yang menjadi kendala serta bagaimana tinjauan Ekonomi Syari’ah terhadap manajemen pemasaran wisma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pemasaran Wisma Syari’ah Graha Az-zahra dalam meningkatkan tingkat hunian kamar, apa kendala dan bagaimana menurut tinjauan ekonomi syari’ah. Populasi dalam penelitian ini adalah 1 orang pemilik, seluruh karyawan yang berjumlah 12 orang ditambah dengan 320 orang rata-rata jumlah pengunjung perbulan (Agustus-Desember 2013). Sedangkan sebagai sampelnya penulis mengambil sebanyak 1 orang pemilik dengan menggunakan Total Sampling 1 orang karyawan bagian pemasaran dengan menggunakan metode Purposive Sampling, dan 32 orang atau 10% dari jumlah pengunjung dengan menggunakan Aksidental Sampling. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan observasi, wawancara dan angket secara langsung dengan pimpinan, karyawan dan pengunjung Wisma Syari’ah Graha Az-zahra Pekanbaru, di tambah dengan literatur yang berhubungan dengan penelitian ini. Analisa yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah analisa deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Manajemen pemasaran yang diterapkan pihak manajemen Wisma Syari’ah Graha Az-zahra Pekanbaru dalam meningkatkan tingkat hunian kamar belum memadai terutama dalam strategi pemasaran. Hal ini terbukti, 18 orang atau 56 % responden dari angket yang disebarkan menyatakan bahwa Sistem pemasaran Wisma Syari’ah Graha Azzahra masih kurang baik. Pihak manajemen sebenarnya telah memakai berbagai media dalam memasarkan dan mempromosikan produknya, akan tetapi belum berjalan dengan efektif dan efesien. Hal ini terbukti, 28 orang atau 87 % responden dari angket yang disebarkan menyatakan sumber imformasi tentang ii Wisma adalah dari teman/saudara, dan 4 orang melalui brosur kemudian tidak ada satu orangpun responden yang menyatakan sumber informasi tentang wisma dari website. Adapun kendala dalam manjemen pemasaran Wisma syari’ah Graha Azzahra adalah aliran listrik dilingkungan wisma tidak stabil dan keterbatasan sumber daya manusia yang dimiliki. Hal ini terbukti seringnya pemadaman listrik sangat mempengaruhi pada tingkat penjualan, kemudian tidak efektifnya sistem pemasaran melalui website dan media lain adalah dikarenakan kurangnya pemahaman pihak manajemen tentang media tersebut. Menurut tinjauan Ekonomi syari’ah terhadap manajemen pemasaran Wisma Syari’ah Graha Az-zahra Pekanbaru, telah sesuai dengan prinsip syari’ah. Hal ini terbukti karena seluruh proses, mulai proses penciptaan, penawaran, penjualan, dan kegiatan lainnya, tidak bertentangan dengan Syariat Islam. Hal ini terbukti adanya penyeleksian calon tamu yang akan menginap di wisma agar tidak terjadi perzinahan. Kemudian makanan dan minuman yang disediakan adalah yang halal dan tidak ada yang diharamkan oleh syari’ah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 05 Nov 2016 07:20
Last Modified: 05 Nov 2016 07:20
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/8698

Actions (login required)

View Item View Item