PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA WANITA YANG BEKERJA PADA MALAM HARI OLEH PENGUSAHA PUJESERA (Studi Kasus Pujasera Kota Pekanbaru)

Busrinaldi, (2015) PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA WANITA YANG BEKERJA PADA MALAM HARI OLEH PENGUSAHA PUJESERA (Studi Kasus Pujasera Kota Pekanbaru). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
fm.pdf

Download (237kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (59kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (36kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (52kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (55kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (16kB) | Preview
[img]
Preview
Text
em.pdf

Download (18kB) | Preview

Abstract

Jika kita cermati lebih peranan wanita Indonesia telah memperlihatkan dan meningkatkan keikut sertaanya dalam pembangunan nasional sebagai pekerja wanita. Meskipun menurut pandangan masyarakat umum pekerja wanita itu lemah, tetapi pada zaman modern tingkat pendidikan dan kemampuan dalam bekerja tidak kalah dengan pekerja laki -laki. Bahkan pada sektor-sektor tertentu, pendidikan dan kemampuan pekerja wanita lebih baik. Apalagi dalam dunia kerja yang dipersoalkan bukan jenis kelamin tetapi profesionalitas dalam bekerja. Sehingga dalam bekerja baik pekerja wanita ataupun pekerja laki-laki harus mendapatkan perlakuan yang sama. Bahkan wanita seharusnya mendapatkan perlakuan khusus terkait dengan kesehatan, kesusilaan, dan keselamatan kerja. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan telah memberikan perlindungan hukum terhadap pekerja wanita yang tertuang dalam Pasal 76 ayat (1), (2), (3), dan (4)akantetapiperlindunganhukumterhadappekerjawanita di PujaseraPekanbarutersebuttidakada, jelasbertentangandenganUndang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. Permasalahan dalam penelitian ini adalah : (1) Bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum terhadap pekerja wanita yang bekerja pada malam hari oleh pengusaha Pujasera Pekanbaru?(2) Apa yang menjadi faktor penghambat bagi Pengusaha Pujasera Pekanbaru dalam memberikan perlindungan terhadap pekerja wanita? Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pe neltian sosiologis, dengan spesifikasi deskriptif analitis. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data skunder. Berdasarkan hasil penelitian,dapat menggambarkan bahwa kebijakan- kebijakan Pujasera Pekanbaru terkait dengan perlindungan hokum terhadap pekerja wanita malam hari di Pujasera Pekanbaru tidak ada. untuk itu harus ada upaya-upaya yang dilakukan terkait dengan perlindungan terhadap pekerjawanitamalamhari di Kota Pekanbaru khususnya pekerja wanita di PujaseraPekanbaru.faktor pendorong paling kuat perusahaan memberikan perlindungan hukum pada pekerja perempuan adalah kesadaran pentingnya perlindungan hukum pada tenaga kerja perempuan dan kondisi perusahaan yang baik. Sedangkan sebagai faktor kendala paling kuat perusahaan tidak memberikan perlindungan hukum pada pekerja perempuan adalah tidak ada pengawasan pemerintah dan tidak ada kepastian hukum bagi perusahaan yang melanggar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 09 Sep 2016 06:45
Last Modified: 09 Sep 2016 06:45
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/7084

Actions (login required)

View Item View Item