OPTIMASI METODE STERILISASI DAUN PASAK BUMI (Eurycoma longifolia Jack) SECARA IN VITRO

Probo Sutejo, (2014) OPTIMASI METODE STERILISASI DAUN PASAK BUMI (Eurycoma longifolia Jack) SECARA IN VITRO. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Sarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (20kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (40kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (58kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (170kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (6kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (24kB) | Preview

Abstract

Sterilisasi merupakan permasalahan utama yang menentukan keberhasilan kultur jaringan, terutama sterilisasi eksplan yang berasal dari luar atau lapang. Jika sterilisasi gagal maka kegiatan selanjutnya tidak bermanfaat. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli 2013 sampai Februari 2014 di Laboratorium Genetik dan Pemulian Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari beberapa perlakuan sterilisasi eksplan daun pasak bumi secara in vitro. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Perlakuan sterilisasi eksplan daun pasak bumi yang digunakan terdiri dari 5 perlakuan dengan bahan kimia deterjen, fungisida, bakterisida, betadin, alkohol, harpic, dan bayclin yang diulang sebanyak 96 ulangan pada perlakuan 1,2,3,4, dan 84 ulangan pada perlakuan 5. Hasil penelitian menggunakan perlakuan perendaman deterjen 2 menit, fungisida 15 menit, bakterisida 15 menit, harpic 20% 5 menit dan 10% 3 menit, alkohol 70% 2 menit mendapatkan eksplan steril sebanyak 53% dan awal terjadi kontaminasi pada 14 HSI. Kontaminasi jamur paling sedikit yaitu sebanyak 12% dan sumber kontaminasi pada eksplan paling sedikit yaitu sebanyak 17% serta mendapatkan eksplan steril sebanyak 41% menggunakan perlakuan sterilisasi deterjen 2 menit, fungisida 30 menit, bakterisida 30 menit, bayclin 20% 10 menit, 5% 5 menit, alkohol 70% 3 menit. Pada tahan induksi kalus, penggunaan medi MS dengan penambahan beberapa konsentrasi BAP + 2,4-D dan BAP + NAA masih belum mampu menginduksi kalus daun pasak bumi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 630 Usaha Tani, Pertanian, Teknologi Pertanian > 630.7 Pendidikan Pertanian, Riset Penelitian Pertanian
Divisions: Fakultas Pertanian dan Peternakan > Agroteknologi
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 11 Jun 2016 02:52
Last Modified: 11 Jun 2016 02:52
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/5302

Actions (login required)

View Item View Item