IMPLEMENTASI ASSESSMENT KEBUTUHAN SISWA DALAM PENYUSUNAN PROGRAM BIMBINGAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI KEHUTANAN PEKANBARU

Nur Hidayati, (2014) IMPLEMENTASI ASSESSMENT KEBUTUHAN SISWA DALAM PENYUSUNAN PROGRAM BIMBINGAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI KEHUTANAN PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (83kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (121kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (43kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (309kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (18kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (16kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitiaan ini adalah untuk mengetahuai implementasi Assessment kebutuhan siswa dalam penyusunan program bimbingan konseling di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Kehutanan Pekanbaru dengan indikator implementasi assessment kebutuhan siswa, instrument assessment kebutuhan siswa, dan Faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi implementasi assessment kebutuhan siswa dalam penyusunan program bimbingan konseling.Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan pada penelitian ini adalah: observasi, wawancara dan angket. Dalam pengelolaan data penulis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan prosentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa: implementasi assessment kebutuhan siswa dari data observasi tergolong “cukup sesuai” yang terletak pada interprestasi 41-60% diperolah persentase “ya” 56,84% sedangkan dari hasil angket skor 27,41% berada pada rentang 21-40% yang artinya “tidak sesuai”. dan hasil dari wawancara menujukkan Guru pembimbing dalam penysusunan program kurang sesuai dengan assessment kebutuhan siswa sebab dalam melakukan assessment kebutuhan siswa guru pembimbing hanya bertanya mengenai apa yang peserta didik butuhkan serta tidak secara menyeluruh, ada yang melakukan assessment kebutuhan siswa hanya sekitar dua minggu itu dilakukan ketika masuk kelas. Instrument yang digunakan oleh guru pembimbing untuk assessment kebutuhan siswa adalah instrument yang berbentuk tes dan non-tes melaksanakannya dengan cara memberikan angket yang berupa pertanyaan pertanyaan untuk diisi oleh peserta didik, guru pembimbing juga melakukan tes kecerdasan yang dibantu oleh psikolog. Dan tes yang digunakan juga sudah menunjukan validitasnya dengan alasan banyak sekolah yang menggunakan instrument tersebut. Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi assessment kebutuhan siswa dalam penyusunan progam bimbingan konseling(a)Faktor pengdukung dari segi sarana dan prasarannya seperti, wifi, lebtop, infokus, dan alat alat untuk mengadakan tes. dan dana yang diberikan oleh sekolah sebesar Rp.1.000.000.(b)Faktor penghambat dari segi pengalaman guru pembimbing yang bermacam-macam, pengalaman diliat dari lamanya guru pembimbing menjadi guru pembimbing ada yang 4 tahun, 1 tahun 8 bulan, dan 8 bulan. Dan latar belakang pendidikan yang tidak sesuai sebab ada guru pembimbing yang tamatan dari S-1 Psikologi. Kata Kunci: Implementasi, assessment kebutuhan siswa, penyusunan program bimbingan konseling.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 373 Pendidikan Tingkat Sekolah Lanjutan > 373.238 Sekolah Menengah Atas, SMA
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 07 Jun 2016 04:52
Last Modified: 07 Jun 2016 04:52
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/5230

Actions (login required)

View Item View Item