RESPON PERTUMBUHAN RUMPUT Brachiaria decumbens Stapf. DAN LEGUM Centrosema pubescens YANG DITANAM SECARA TUNGGAL DAN CAMPURAN DI LAHAN GAMBUT PADA PEMOTONGAN KEDUA

Ahmad Abdullah, (2014) RESPON PERTUMBUHAN RUMPUT Brachiaria decumbens Stapf. DAN LEGUM Centrosema pubescens YANG DITANAM SECARA TUNGGAL DAN CAMPURAN DI LAHAN GAMBUT PADA PEMOTONGAN KEDUA. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Sarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (49kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (28kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (41kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (122kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (74kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (12kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (27kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penanaman campuran rumput (Brachiaria decumbens Stapf) dengan legum (Centrosema pubescens) terhadap produktivitas B. decumbens dan C. pubescens serta mengetahui komposisi botani hijauan per satuan luas lahan berdasarkan penanaman tunggal dan campuran di lahan gambut pada pemotongan ke-dua. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium lapang Agrostologi Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN SUSKA RIAU pada bulan Januari 2012 sampai Februari 2012 dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 kelompok. Perlakuan terdiri dari rumput B. decumbens yang ditanam secara tunggal (BD), legum C. pubescens yang ditanam secara tunggal (CP), serta B. decumbens dan C. pubescens yang ditanam secara campuran (BDXCP). Parameter penelitian ini yaitu pertambahan jumlah anakan rumput, pertambahan tinggi vertikal rumput, pertambahan panjang penyebaran legum, produksi segar rumput dan legum per plot serta komposisi botani. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa produksi B. decumbens yang ditanam secara campuran dengan C. pubescens adalah sangat nyata lebih baik dari yang ditanam secara tunggal, tetapi untuk C. pubescens apabila ditanam secara campuran dengan B. decumbens produksinya menurun. Komposisi gulma plot BDXCP adalah lebih tinggi dari plot BD dan lebih rendah dari plot CP.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 630 Usaha Tani, Pertanian, Teknologi Pertanian > 636 Peternakan
Divisions: Fakultas Pertanian dan Peternakan > Peternakan
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 23 May 2016 04:35
Last Modified: 23 May 2016 04:35
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/5065

Actions (login required)

View Item View Item