Ayu Dastari (2014) PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL DALAM MEMBANTU ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DI PUSAT PELAYANAN TERPADU PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK (P2TP2A) KOTA PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Sarif Kasim Riau.
|
Text
FM.pdf Download (139kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (89kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (47kB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (43kB) | Preview |
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (30kB) |
||
|
Text
BAB V.pdf Download (15kB) | Preview |
|
|
Text
EM.pdf Download (16kB) | Preview |
Abstract
Fenomena kekerasan layaknya gunung es di laut, terlihat dipermukaan sedikit sementara dibawahnya masih sangat banyak yang belum terungkap. Maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak menunjukkan ketidakhadiran keluarga, masyarakat, dan negara dalam melindungi anak dari ancaman kekerasan. Kekerasan seksual terhadap anak mengakibatkan derita fisik maupun derita psikologis yang berujung pada tergoncangnya jiwa korban dan trauma berkepanjangan. Anak-anak korban kekerasan seksual membutuhkan layanan konseling untuk menentralisir dampak dari kekerasan tersebut, Dengan layanan konseling yang diberikan mereka bisa mengembangkan potensi diri dari segala aspek kehidupan, dengan harapan suatu saat mereka bisa hidup normal dengan masa depan yang cerah. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pelaksanaan layanan konseling individual. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan layanan konseling individual dalam membantu anak korban kekerasan seksual dan faktor yang mempengaruhi dalam pelaksanaan layanan konseling individual di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Pekanbaru. Subjek dalam penelitian ini adalah konselor diP2TP2A. Sedangkan objek penelitian ini adalah pelaksanaan layanan konseling individual dalam membantu anak korban kekerasan seksual di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif yaitu dengan memberikan gambaran tentang pelaksanaan layanan konseling individual. Teknik analisis datanya adalah teknik analisa deskriptif kualitatif. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Wawancara, observasi, dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa proses pelaksanaan layanan konseling individual dilaksanakan melalui tahap-tahap yaitu tahapan sebelum melaksanakan proses konseling berupa identifikasi kasus, pengumpulan data klien, dan tahapan proses konseling terdiri dari tahap awal, tahapan inti dan tahapan akhir dengan menggunakan pendekatan direktif (mengarahkan) seperti bermain, menggambar, bercerita, curhat dan tanya jawab. Metode yang digunakan yaitu metode langsung (tatap muka, Home visit, mediasi dan shelter) dan metode tidak langsung (telepon dan melalui media massa). Pelaksanaan layanan konseling individual menunjukkan adanya perubahan tingkahlaku pada klien, adanya perubahan pola berfikir dan peningkatan kemampuan dalam pengembangan potensi yang dimilikinya. faktor yang mempengaruhinya adalah faktor emosi yang tidak stabil, terjadinya mis komunikasi antara konselor dengan klien serta faktor waktu dan sarana dan prasarana.
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Komunikasi |
Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan Penyuluhan Islam |
Depositing User: | Feni Marti Adhenova |
Date Deposited: | 13 May 2016 05:47 |
Last Modified: | 13 May 2016 05:47 |
URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/4787 |
Actions (login required)
View Item |