PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SAINS MELALUI METODE ARTIKULASI SISWA KELAS V SDN 028 TAMBANG KABUPATEN KAMPAR

Larudy Eriantoni, (2014) PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SAINS MELALUI METODE ARTIKULASI SISWA KELAS V SDN 028 TAMBANG KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
FM.pdf

Download (157kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (22kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (51kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (25kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (158kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (7kB) | Preview
[img]
Preview
Text
EM.pdf

Download (8kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang baiknya motivasi belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Sains, yang disebabkan oleh beberapa gejala, diantaranya kurangnya kegairahan siswa dalam proses belajar mengajar, hal ini terlihat dari kebiasaan siswa yang sering diam dan mengantuk ketika berada di dalam kelas, sebagian siswa cepat bosan jika menghadapi soal yang sulit sehingga siswa hanya menunggu jawaban dari teman, dan kurangnya keingintahuan siswa terhadap pelajaran yang disampaikan oleh guru di kelas, hal ini diketahui dari sedikitnya siswa yang mau bertanya ataupun mengajukan pendapatnya. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan tiap siklus dilakukan dalam dua kali pertemuan. Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan yang mengganggu kelancaran penelitian, peneliti menyusun tahapantahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu: 1) Perencanaan/persiapan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan Refleksi. Berhasilnya penerapan metode artikulasi dalam mata pelajaran IPA, karena strategi ini memberikan suatu peran aktif terhadap siswa dalam proses pembelajaran. Strategi ini juga membantu siswa dalam memikirkan informasi yang baru dari apa yang dibacanya. Berdasarkan hasil observasi pada gejala awal motivasi belajar siswa diperoleh rata-rata persentase 54,6 dengan kategori Kurang baik. Kemudian berdasarkan hasil observasi pada siklus pertama yang menunjukkan bahwa tingkat motivasi belajar siswa mencapai dengan rata-rata persentase 71,4 dengan kategori Cukup baik. Sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan mencapai motivasi belajar siswa diperoleh rata-rata persentase 84,1 dengan kategori baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 372 Pendidikan Dasar > 372.2 Sekolah Dasar, SD
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Ms Mutiara Jannati
Date Deposited: 10 May 2016 16:46
Last Modified: 10 May 2016 16:46
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/4618

Actions (login required)

View Item View Item