ANALISIS KOORDINASI LINTAS SEKTOR DALAM PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR TERPADU (STUDI PADA WILAYAH PESISIR DI KECAMATAN MANDAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR)

PADRI ANDIKA PRATAMA, (2017) ANALISIS KOORDINASI LINTAS SEKTOR DALAM PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR TERPADU (STUDI PADA WILAYAH PESISIR DI KECAMATAN MANDAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img] Text
1. COVER (2017432ADN).pdf

Download (253kB)
[img] Text
2. PERSETUJUAN (1).pdf

Download (629kB)
[img] Text
3. ABSTRAK (1).pdf

Download (202kB)
[img] Text
4. KATA PENGANTAR (1).pdf

Download (477kB)
[img] Text
5. DAFTAR ISI (1).pdf

Download (315kB)
[img] Text
6. BAB I (1).pdf

Download (771kB)
[img] Text
7. BAB II (1).pdf

Download (629kB)
[img] Text
8. BAB III (1).pdf

Download (239kB)
[img] Text
9. BAB IV (1).pdf

Download (409kB)
[img] Text
10. BAB V (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (767kB)
[img] Text
11. BAB VI (1).pdf

Download (212kB)
[img] Text
12. DAFTAR PUSTAKA (1).pdf

Download (209kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan diwilayah pesisir Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiman peran pemerintah daerah dalam mengelola wilayah pesisir terkhusus dalam penelitian ini adalah Wilayah Pesisir di Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir. Sebagaimana diketahui wilayah pesisir merupakan wilayah yang memiliki karakteristik yang berbeda jika dibandingkan dengan wilayah lain yang mana wilayah pesisir memiliki beragam potensi yang potensial sehingga pengelolaanya pun harus dengan pendekatan yang berbeda jika dibandingkan dengan mengelola wilayah lain. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara mendalam. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling (bertujuan). Adapun teknik analisa data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik analisa data kualitatif model interaktif dari Miles dan Hubberman, dimana kegiatan analisis terjadi secara bersamaan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi kegiatan. Adapun indikator untuk mengukur dan menjawab bagaimana koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan wilayah pesisir di Kecamatan Mandah tersebut, peneliti menggunakan Undang-Undang No. 27 Tahun 2007 sebagaiman telah dirubah menjadi Undang-undang Nomor. 1 Tahun 2014 Tentang pengelolaan wilayah pesisir dimana terdapat 3 aspek dalam tahapan pengelolaan wilayah pesisir yaitu perencanaan, pemanfataan, pengawasan dan pengendalian serta teori keterpaduan pengelolaan wilayah pesisir secara terpadu. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwasanya ketiga aspek tahapan pengelolaan wilayah pesisir di Kecamatan Mandah sudah dilakukan oleh pemerintah daerah baik Pemerintah Daerah Provinsi maupun Kabupaten, koordinasi sudah dibangun dalam konteks pengelolaan wilayah pesisir di daerah tersebut hanya masih terdapat kekurangan-kekurangan sehingga masih perlu pematangan-pematangan dalam rangka menwujudkan koordinasikoordinasi yang maksimal. Dari hasil penelitian juga menunjukan bahwa pengelolaan wilayah pesisir di Kecamatan Mandah belum sepenuhnya memenuhi aspek keterpaduan. Kata Kunci: Pemerintah Daerah, Koordinasi, Pengelolaan Wilayah Pesisir, Keterpaduan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 350 Administrasi Negara, Ilmu Kemiliteran > 351 Administrasi Negara
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Administrasi Negara
Depositing User: Ms. Ernawati
Date Deposited: 17 Dec 2019 02:01
Last Modified: 17 Dec 2019 02:01
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/23439

Actions (login required)

View Item View Item