PERANCANGAN FASILITAS KERJA PROSES PENGELASAN YANG ERGONOMIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE DESIGN FOR MANUFACTURE AND ASSEMBLY (DFMA) (Studi Kasus: Bengkel Las Wen)

Fajar Sidik Rudini, - (2019) PERANCANGAN FASILITAS KERJA PROSES PENGELASAN YANG ERGONOMIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE DESIGN FOR MANUFACTURE AND ASSEMBLY (DFMA) (Studi Kasus: Bengkel Las Wen). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
1.COVER.pdf

Download (285kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3.LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
7.ABSTRAK.pdf

Download (310kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9.KATA PENGANTAR.pdf

Download (352kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10.DAFTAR ISI.pdf

Download (296kB) | Preview
[img]
Preview
Text
17.BAB I.pdf

Download (497kB) | Preview
[img]
Preview
Text
18.BAB II.pdf

Download (612kB) | Preview
[img]
Preview
Text
19.BAB III.pdf

Download (364kB) | Preview
[img]
Preview
Text
20.BAB IV.pdf

Download (922kB) | Preview
[img] Text
21.BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (865kB)
[img]
Preview
Text
22.BAB VI.pdf

Download (280kB) | Preview
[img]
Preview
Text
23.DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (263kB) | Preview

Abstract

Usaha bengkel las “wen” melakukan pekerjaan las dengan postur kerja yang tidak baik sehingga menyebabkan cedera otot (Musculoskeletal Disorders). Untuk itu perlu dirancang sebuah fasilitas kerja untuk proses pengelasan yang efisien. Kuesioner Nordic Body Map (NBM) digunakan untuk mengetahui bagian tubuh mana saja yang mengalami keluhan tidak sakit, cukup sakit, sakit dan evaluasi menggunakan metode REBA (Rapid Entire Body Assessment) menjadi input untuk memperbaiki postur kerja operator menjadi lebih baik. Perancangan fasilitas pengelasan dilakukan dengan menggunakan metode Design For Manufacture and Assembly (DFMA) karena dapat mengevaluasi biaya dan material fasilitas perancangan baru dengan fasilitas perancangan yang sudah ada sebelumnya dalam tahap pengujian. Hasil rancangan berupa meja kerja yang memiliki pijakan kaki, tempat kawat las, tempat peletakan material, tempat busur dan ragum dalam satu fasilitas, berdasarkan pengujian diperoleh hasil skor REBA lebih rendah sehingga postur kerja menjadi lebih baik, fasilitas dapat dimanfaatkan untuk mengelas semua produk pada bengkel las dan efisiensinya sebesar 35%. Kata kunci: Bengkel Las, DFMA, Musculoskeletal Disorders, NBM, REBA

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Bengkel Las, DFMA, Musculoskeletal Disorders, NBM, REBA
Subjects: 000 Karya Umum > 004 Pemrosesan Data, Ilmu Komputer, Teknik Informatika
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Informatika
Depositing User: Ari Eka Wahyudi
Date Deposited: 12 Sep 2019 08:28
Last Modified: 12 Sep 2019 08:28
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/20109

Actions (login required)

View Item View Item