AKIBAT HUKUM BAGI PEMENANG LELANG PENGADAAN BARANG/JASA YANG MENGUNDURKAN DIRI PADA PT.PELABUHAN INDONESIA I (PERSERO) CABANG DUMAI (Studi kasus: Pembangunan Rak dan Jalur Pipa di Dermaga B Extention Dumai)

Trifa Arfida, - (2019) AKIBAT HUKUM BAGI PEMENANG LELANG PENGADAAN BARANG/JASA YANG MENGUNDURKAN DIRI PADA PT.PELABUHAN INDONESIA I (PERSERO) CABANG DUMAI (Studi kasus: Pembangunan Rak dan Jalur Pipa di Dermaga B Extention Dumai). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
1. COVER.pdf

Download (405kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. PENGESAHAN.pdf

Download (515kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. ABSTRAK.pdf

Download (254kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR.pdf

Download (382kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI.pdf

Download (258kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB I.pdf

Download (557kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. BAB II.pdf

Download (414kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. BAB III.pdf

Download (528kB) | Preview
[img] Text
10. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (380kB)
[img]
Preview
Text
11. BAB V.pdf

Download (334kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (256kB) | Preview

Abstract

Judul skripsi ini adalah : AKIBAT HUKUM BAGI PEMENANG LELANG PENGADAAN BARANG/JASA PADA PT. PELABUHAN INDONESIA I (PERSERO) CABANG DUMAI (Studi Kasus:Pembangunan Rak Dan Jalur Pipa Di Dermaga B Extention Dumai). Pembangunan rak dan jalur pipa di dermaga B extention Dumai dilaksanakan dengan cara pelelangan terbatas, dan pekerjaan harus sesuai dengan yang disepakati PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) Cabang Dumai. Namun pemenang lelang yang telah ditetapkan berdasarkan surat keputusan mengundurkan diri karena perusahaan mereka sedang melakukan pekerjaan lain atau karena faktor-faktor lain yang dapat mengakibatkan tidak fokus untuk melakukan pembangunan tersebut. Sehingga harus digantikan oleh pemenang lelang yang kedua. Perusahaan yang mengundurkan diri tersebut tentunya telah melakukan wanprestasi dan diberi sanksi Blacklist dari perusahaan. Tentunya hal ini perlu dilakukan kajian akibat hukum yang timbul karena perbuatan tersebut. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana akibat hukum bagi pemenang lelang yang telah ditunjuk tetapi mengundurkan diri dari pekerjaan pembangunan Rak dan Pipa di Dermaga B Extantion Dumai Pada PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) Cabang Dumai, dan apa saja faktor-faktor pemenang lelang pengadaan barang/jasa yang mengundurkan diri dari pengerjaan pembangunan yang sudah diterima. Jenis penelitian adalah penelitian empiris artinya penelitian yang langsung mengumpulkan data di lapangan. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan data yang akurat mengenai akibat hukum bagi dari pemenang lelang yang mengundurkan diri. Sedangkan sifat penelitian ini adalah deskriptif, yakni menjelaskan tentang faktor pemenang lelang mengundurkan diri dalam pelaksanaan pembangunan yang sudah ditunjuk untuk itu. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa, akibat hukum perusahaan pemenang tender mengundurkan diri dari pekerjaan pembangunan Rak dan Pipa Dermaga B Extention di PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) Cabang Dumai, maka perusahaan yang bersangkutan harus mencari perusahaan pengganti untuk melanjutkan pembangunan tersebut, apabila tidak dapat perusahaan pengganti tersebut maka perusahaan yang mengundurkan diri harus membayar ganti rugi sebagaimana yang sudah disepakati. Kemudian apabila ganti rugi tersebut tidak dapat dilakukan, maka pihak PT. Pelindo I Cabang Dumai dapat mengajukan tuntutan ke pengadilan, dan sekaligus meminta untuk pembatalan perjanjian, dan sebagai sanksinya perusahaan yang bersangkutan tidak diikutkan dalam pelelangan tahun berikutnya. Faktor penyebab perusahaan pemenang tender mengundurkan diri antara lain adalah, disebabkan karena kenaikan harga barang yang tidak sesuai lagi dengan perhitungan semula. Kemudian juga perusahaan yang bersangkutan salah dalam menghitung nilai proyek yang dikerjakan. Di samping itu juga perusahaan yang bersangkutan tidak mempunyai peralatan yang mencukupi dalam melaksanakan pembangunan, sehingga harus menyewa kepada pihak lain tentunya menambah modal perusahaan. Kemudian faktor yang bisa terjadi yaitu mogoknya pekerja atau berhenti pekerja, sehingga kegiatan perusahaan bisa jadi tersendat atau tidak bisa beroperasi lagi, sehingga perusahaan akan mengalami kerugian, dan pekerja tidak dapat dibayar sebagaimana mestinya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Ari Eka Wahyudi
Date Deposited: 10 Sep 2019 08:15
Last Modified: 10 Sep 2019 08:15
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/19799

Actions (login required)

View Item View Item