ALFI LIANA, 11218201321 (2017) PENERAPAN MODEL BROKEN TRIANGLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 05 RAWANG KAWO KECAMATAN LUBUK DALAM KABUPATEN SIAK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTHAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text
1. COVER.pdf Download (386kB) | Preview |
|
|
Text
2. PENGESAHAN.pdf Download (530kB) | Preview |
|
|
Text
3. ABSTRAK.pdf Download (608kB) | Preview |
|
|
Text
4. KATA PENGANTAR.pdf Download (453kB) | Preview |
|
|
Text
4. KATA PENGANTAR.pdf Download (453kB) | Preview |
|
|
Text
5. DAFTAR ISI.pdf Download (425kB) | Preview |
|
|
Text
6. BAB I.pdf Download (505kB) | Preview |
|
|
Text
7. BAB II.pdf Download (445kB) | Preview |
|
|
Text
8. BAB III.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
9. BAB IV.pdf Download (887kB) | Preview |
|
|
Text
10. BAB V.pdf Download (333kB) | Preview |
|
|
Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (385kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas V Sekolah dasar Negeri 05 Rawang Kawo Kecamatan Lubuk Dalam Kabupaten Siak melalui penerapan Model Broke Triangle. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang belum mencapai nilai KKM yang telah ditetapkan yaitu 70. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas.. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V tahun pelajaran 2015-2016 dengan jumlah siswa sebanyak 40. Objek dalam penelitian ini adalah penerapan Model broken triangle untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Bedasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa sebelum tindakan nilai rata-rata 61,5 dengan ketuntasan klasikal 47,5%. Artinya hasil belajar siswa berada di bawah indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Kemudian setelah diterapkan strategi broken triangle pada siklus I hasil belajar siswa meningkat dengan rata-rata 65,5 dengan ketuntasan kalsikal 62,5%. Akan tetapi belum mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu 75%. Pada siklus II hasil belajar siswa meningkat dengan rata-rata 72,25 dengan ketntasan klasikal 85%. Artinya, sudah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikaian dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi broken triangle dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 05 Rawang Kawo Kecamatan Lubuk Dalam Kabupaten Siak. Kata kunci: Model broken Triangle, Hasil Belajar
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan |
Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
Depositing User: | maryati - |
Date Deposited: | 27 Aug 2019 03:21 |
Last Modified: | 27 Aug 2019 03:21 |
URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/18370 |
Actions (login required)
View Item |