HUKUM SEORANG SUAMI MERUJUK ISTRINYA DENGAN CARA MENGGAULINYA (STUDI KOMPERATIF PENDAPAT MAZHAB HANAFI DAN MAZHAB SYAFI’I)

MUNAWAROH, (2018) HUKUM SEORANG SUAMI MERUJUK ISTRINYA DENGAN CARA MENGGAULINYA (STUDI KOMPERATIF PENDAPAT MAZHAB HANAFI DAN MAZHAB SYAFI’I). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
1. COVER__2018335PMH.pdf

Download (302kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. PENGESAHAN__2018335PMH.pdf

Download (322kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. ABSTRAK__2018335PMH.pdf

Download (377kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR__2018335PMH.pdf

Download (405kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI__2018335PMH.pdf

Download (406kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB I__2018335PMH.pdf

Download (696kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB II__2018335PMH.pdf

Download (774kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. BAB III__2018335PMH.pdf

Download (969kB) | Preview
[img] Text
9. BAB IV__2018335PMH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (886kB)
[img]
Preview
Text
10. BAB V__2018335PMH.pdf

Download (226kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. DAFTAR PUSTAKA__2018335PMH.pdf

Download (271kB) | Preview

Abstract

Penulisan skripsi ini di latar belakangi oleh perbedaan pendapat mazhab antara mazhab Hanafi dan Syafi’i tentang hukum seorang suami meruju’ istrinya dengan cara menggaulinya, hal ini dikarenakan baik di dalam Al-Qur’an maupun Hadits tidak ada yang menjelaskan secara jelas atau konkrit tentang tata cara ruju’. Adapun rumusan masalahnya adalah bagaimana hukum seorang suami merujuk istrinya dengan cara menggaulinya menurut mazhab Hanafi, bagaimana hukum seorang suami merujuk istrinya dengan cara menggaulinya menurut mazhab Syafi’I dan apa faktor penyebab perbedaan pendapat diantara dua mazhab tersebut dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hukum seorang suami merujuk istrinya dengan cara menggaulinya menurut mazhab Hanafi, untuk mengetahui hukum seorang suami merujuk istrinya dengan cara menggaulinya menurut mazhab Syafi’I dan untuk mengetahui faktor penyebab perbedaan pendapat diantara dua mazhab tersebut. Jenis penelitian yang dilakukan penulis adalah jenis penelitian kepustakaan (Library Research). Sumber Primernya yaitu kitab Al-Umm dan kitab Fathul Qadir kemudian sumber sekundernya adalah buku-buku yang berkaitan dengan penelitian. Metode analisa dilakukan dengan teknik analisa kualitatif. Hasil penelitian ini adalah Bahwa menurut mazhab Hanafi suami yang meruju’ istrinya dengan cara menggaulinya dibolehkan dengan menggunakan dasar hukum yaitu Al-Baqarah ayat 228 dan hadits nabi yang menjelaskan nabi pernah menceraikan Hafsah kemudian meruju’nya dan hadits yang menjelaskan nabi pernah berkata kepada Umar untuk menyuruh (ibnu Umar) meruju’ istrinya dan Bahwa menurut mazhab Syafi’i seorang suami tidak boleh meruju’ istrinya dengan cara menggaulinya akan tetapi suami yang ingin ruju’ kepada istrinya harus dengan kata-kata dengan menggunakan dasar hukum yaitu Al-Baqarah ayat 228 serta Al-Baqarah ayat 231 dan hadits nabi yang menjelaskan nabi pernah berkata kepada Umar untuk menyuruh (ibnu Umar) meruju’ istrinya dan hadits yang menjelaskan tentang tiga perkara yang jadi sungguh-sungguh dan senda guraunya jadi sungguhsungguh yaitu nikah, talak dan ruju’. Adapun yang menjadi faktor perbedaan pendapat tersebut adalah : yang pertama karena Mazhab Hanafi yang mengartikan dan menjelaskan dalil Al-Qur’an dan Hadits secara keumumannya yaitu tidak adanya penjelasan secara langsung tentang tata cara ruju’. Yang kedua karena Mazhab Syafi’i yang menggunakan qiyas, yakni menyamakan illatnya ruju’ dengan illatnya nikah biasa yakni samasama dapat menjadi halalnya hubungan antara suami dan istri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Mazhab dan Hukum
Depositing User: Mrs Rina Amelia -
Date Deposited: 22 Jul 2019 04:20
Last Modified: 22 Jul 2019 04:20
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/16484

Actions (login required)

View Item View Item