HUBUNGAN KONTROL DIRI DENGAN PERILAKU MEROKOK REMAJA AWAL

SABARIAH, (2018) HUBUNGAN KONTROL DIRI DENGAN PERILAKU MEROKOK REMAJA AWAL. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
1. COVER_2018132PSI.pdf

Download (280kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. PENGESAHAN_2018132PSI.pdf

Download (300kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. ABSTRAK_2018132PSI.pdf

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR_2018132PSI.pdf

Download (388kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI_2018132PSI.pdf

Download (213kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB I_2018132PSI.pdf

Download (355kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB II_2018132PSI.pdf

Download (399kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. BAB III_2018132PSI.pdf

Download (410kB) | Preview
[img] Text
9. BAB IV_2018132PSI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (445kB)
[img]
Preview
Text
10. BAB V_2018132PSI.pdf

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. DAFTAR PUSTAKA_2018132PSI.pdf

Download (353kB) | Preview

Abstract

Kontrol diri cukup berpengaruh terhadap pembentukan perilaku remaja awal. Jika remaja awal tidak dapat mengatasi segala tekanan dan mengontrol dirinya, maka yang terjadi adalah perilaku berisiko, salah satunya yaitu perilaku merokok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kontrol diri dengan perilaku merokok remaja awal. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan kontrol diri dengan perilaku merokok remaja awal. Subjek penelitian ini adalah remaja awal laki-laki yang merokok berusia 13-16 tahun di MTs DDI Pulau Kecil Inhil berjumlah 109 remaja awal. Variabel kontrol diri disusun berdasarkan teori Averill, dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,883 dan daya diskriminasi aitem berkisar antara 0,303-0,714. Variabel perilaku merokok disusun berdasarkan teori Laventhal, dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,929, dan daya diskriminasi aitem berkisar antara 0,323-0,791. Hasil analisis data menggunakan korelasi Product Moment dari Pearson diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar (r) -0,308 dan signifikansi (p) 0,001. Berdasarkan hasil penelitian maka hipotesis diterima. Artinya terdapat hubungan negatif antara kontrol diri dengan perilaku merokok remaja awal. Hasil ini menunjukan bahwa semakin tinggi kontrol diri semakin rendah perilaku merokok remaja awal. Kata Kunci: Kontrol Diri, Perilaku Merokok

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Mr. Muhammad Arif
Date Deposited: 13 Jun 2019 05:44
Last Modified: 13 Jun 2019 05:44
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/13763

Actions (login required)

View Item View Item