ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI REAL ESTAT (PSAK No. 44) PADA PT. WAHANA TATA GRIYA PEKANBARU

Melya Resti, (2012) ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI REAL ESTAT (PSAK No. 44) PADA PT. WAHANA TATA GRIYA PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2012_2012224AKN.pdf

Download (229kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada PT. Wahana Tata Griya yang berlokasi di Jalan Dahlia Ujung No. 60 Sukajadi, Pekanbaru, Provinsi Riau yang berlangsung pada bulan Desember 2011 dengan menggunakan data primer dan data sekunder yang diperoleh dari perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan Akuntansi Real Estat pada PT. Wahana Tata Griya telah sesuai dengan pernyataan Standar Akuntansi Keuangan ( PSAK No. 44). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis, dapat disimpulkan bahwa dalam menyangkut biaya lain-lain, meliputi uang jasa keamanan dan pengikatan jual beli oleh perusahaan dibebankan kedalam biaya operasional perusahaan, yang seharusnya masuk kedalam harga pokok proyek. Dampak yang ditimbulkan yaitu, biaya operasional menjadi lebih besar dan total harga pokok proyek menjadi lebih kecil, sehingga laba kotor menjadi lebih besar. Biaya lainlain menurut perusahaan berupa biaya tempat penyewaan stand pameran perumahan, karena biaya tersebut merupakan pengembangan perumahan real estat di PT. WTG dan biaya lain-lain ini tidak ada hubungannya dalam kegiatan proyek. Biaya tersebut dicatat oleh perusahaan kedalam biaya lain-lain diluar operasional perusahaan. Seharusnya biaya lain-lain tersebut masuk kedalam biaya operasional perusahaan. Akibatnya total biaya lain-lain operasional perusahaan menjadi lebih rendah dari yang sebenarnya, biaya lain-lain diluar operasional perusahaan menjadi lebih tinggi dari yang sebenarnya, dan laba yang disajikan tahun 2010 tidak menunjukkan keadaan yang sebenarnya.PT. Wahana Tata Griya mengelompokkan pendapatan lain-lain diluar operasional perusahaan yang ada dilaporan laba rugi menurut perusahaan adalah pendapatan atas kelebihan tanah yang berhubungan dengan aktivitas proyek. Akibatnya pendapatn proyek menjadi rendah, pendapatan diluar operasional perusahaan menjadi tinggi, laba pada tahun 2010 tidak menunjukkan keadaan yang sebenarnya, karena pendapatan lain-lain tidak dimasukkan ke pendapatan kelebihan tanah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 650 Bisnis > 657 Akuntansi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Akuntansi
Depositing User: Ms Mutiara Jannati
Date Deposited: 19 Dec 2016 12:24
Last Modified: 19 Dec 2016 12:24
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9925

Actions (login required)

View Item View Item