USAHA KOPI LUWAK DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT MENURUT EKONOMI ISLAM (Studi Kasus UD. Nur Halimah Jaya Di Desa Kedabu Rapat Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti)

Murniati, (2013) USAHA KOPI LUWAK DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT MENURUT EKONOMI ISLAM (Studi Kasus UD. Nur Halimah Jaya Di Desa Kedabu Rapat Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_2013236EI.pdf

Download (309kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan pengolahan kopi di Indonesia. Kopi merupakan tanaman perkebunan yang sudah lama dibudidayakan. Selain sebagai sumber penghasilan rakyat, kopi menjadi komoditas andalan ekspor dan sumber pendapatan devisa Negara. Dewasa ini, Masyarakat Indonesia menemukan cita rasa unik dari menikmati kopi, kopi tersebut adalah kopi luwak. Kopi luwak adalah kopi yang berasal dari kotoran (feses) hewan luwak, fesesnya itu berupa biji kopi yang masih berkulit tanduk dengan kondisi sudah kering, feses itu kemudian di cuci bersih dan dijemur kembali hingga kering. Permasalahan dan tujuan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Proses Produksi dan Pemasaran Kopi luwak pada UD. Nur Halimah Jaya di Desa Kedabu Rapat Kepulauan Meranti, Bagaimana Pendapatan yang diperoleh oleh Pengusaha Kopi Luwak pada UD. Nur Halimah Jaya di Desa Kedabu Rapat Kepulauan Meranti, Bagaimana tinjauan Ekonomi Islam Terhadap Usaha Kopi Luwak pada UD. Nur Halimah Jaya di Desa Kedabu Rapat Kepulauan Meranti. Jenis sumber data yang digunakan berkaitan dengan masalah yang diteliti adalah bersifat primer yang dilakukan dengan cara wawancara dan observasi terhadap pemilik usaha dan karyawan pada UD. Nur Halimah Jaya yang berjumlah 5 orang. Dengan menggunakan total sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Untuk mengetahui gambaran tentang usaha Kopi luwak. Dari penelitian yang dilakukan dapat simpulkan bahwa proses produksi kopi luwak yang memiliki cita rasa yang nikmat memiliki proses yang cukup panjang. Dimulai dari proses biji kopi yang matang sempurna dimakan oleh luwak hingga menjadi feses. Setelah menjadi feses barulah biji kopi dicuci bersih dan mengalami proses sebagaimana pengolahan biji kopi biasa hingga menjadi bubuk kopi. Pemasaran yang dilakukan oleh pelaku usaha sudah berkembang hingga keluar desa kedaburapat bahkan ke Negara tetangga seperti Malaysia. Pelaku usaha juga mampu meningkat kesejahteraan anggotanya dengan memberikan upah dan tunjangan pada hari raya. Menurut Ekonomi Islam segala sesuatu yang dilakukan manusia dalam rangka pemenuhan kebutuhan hidup didunia yang dijadikan jembatan kepada hidup kekal di akhirat nanti haruslah selalu berpengangan kepada Al-Quran dan Al-hadist. Manusia sebagai khalifah didunia mempunyai keistimewaan dalam pemanfaatan segala macam sumber daya alam yang diciptakan Allah untuk keperluan manusia. Tentunya dengan berlandaskan kepada Al-Quran dan hadist manusia lebih berhati-hati dalam memanfaatkan alam karena semuanya mutlak milik Allah Swt. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan pandangan secara luas kepada pengusaha kopi luwak dalam mengatasi berbagai hambatan dalam memaksimalkan produksi dan meningkatkan pendapatan usaha kopi luwak. Serta dengan adanya usaha kopi luwak diharapkan juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 18 Dec 2016 14:15
Last Modified: 18 Dec 2016 14:15
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9900

Actions (login required)

View Item View Item