PERANAN BAITUL MAAL WAT TAMWIL AL-AMIN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ANGGOTA DITINJAU MENURUT EKONOMI IS LAM (Studi Kasus Pada BMT al-Amin Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru)

Widya Andriani, (2013) PERANAN BAITUL MAAL WAT TAMWIL AL-AMIN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ANGGOTA DITINJAU MENURUT EKONOMI IS LAM (Studi Kasus Pada BMT al-Amin Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_2013227EI.pdf

Download (550kB) | Preview

Abstract

Adapun yang menjadi latar belakang bahwa sebelum adanya BMT al-Amin, masyarakat di sekitar BMT al-Amin pada umumnya mendapatkan dana usahanya dari rentenir-rentenir, dengan pengembalian pinjaman dengan bunga yang tinggi. Hal ini membuat, masyarakat lapisan ke bawah khususnya pengusaha kecil merasa terbebani karena pendapatan yang diperoleh tidak sesuai dengan angsuran pinjaman kepada rentenir. Adanya pada BMT al-Amin modal yang diberikan BMT kepada anggota setiap tahunnya berkurang tetapi pendapatan anggota meningkat. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana peranan BMT al-Amin dalam meningkatkan pendapatan anggota, faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat BMT al-Amin dalam meningkatkan pendapatan anggota, tinjauan terhadap peranan BMT al-Amin dalam meningkatkan pendapatan angota menurut ekonomi Islam. Penelitian ini adalah penelitian lapangan, dilakukan di BMT al-Amin tepatnya di Jalan Pasir Putih, Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja peranan BMT al-Amin dalam meningkatkan pendapatan anggota, mengetahui faktor-faktor apa saja yang jadi penghambat BMT al-Amin dalam meningkatkan pendapatan anggota, dan untuk mengetahui peranan BMT al-Amin dalam meningkatkan pendapatan anggota menurut ekonomi Islam. Adapun metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara, angket dan studi pustaka. Data dari penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder yang kemudian dianalisa. Populasi dalam penelitian ini yaitu anggota sebanyak 500 orang, pengelola sebanyak 3 orang, dan 1 orang pendiri BMT al-Amin total keseluruhan 504. Karena jumlah populasi yang cukup besar maka penulis mengambil 10% dari jumlah populasi yaitu 50 orang responden yang dijadikan sebagai sampel dengan mengunakan metode random sampling (pengambilan data secara acak). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peranan BMT al-Amin dalam meningkatkan ekonomi anggota yaitu dengan memberikan penyaluran dana atau pinjaman kepada masyarakat yang membutuhkan untuk menambah modal usaha, serta membantu dalam mengembangkan usaha ekonomi masyarakat. Cara pengembalian pinjaman pada BMT al-Amin ini dengan cara bagi hasil, sesuai kesepakatan aqad. Faktor penghambat dalam meningkatkan pendapatan anggota karena masih mengalami keterbatasan dana, sehingga usahanya kekurangan modal. Dalam pandangan Islam, hubungan pinjam meminjam tidak dilarang, bahkan ii dianjurkan agar terjadi hubungan yang saling menguntungkan. Peranan BMT al- Amin ini tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah, melainkan melakukannya atas dasar prinsip tolong menolong dalam kebajikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 18 Dec 2016 14:02
Last Modified: 18 Dec 2016 14:02
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9885

Actions (login required)

View Item View Item